pemkab muba pemkab muba pemkab muba pemkab muba pemkab muba
Olahraga

Manajemen SFC Segera Lontarkan Banding Terhadap Keputusan Komdis PSSI

561
×

Manajemen SFC Segera Lontarkan Banding Terhadap Keputusan Komdis PSSI

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

PALEMBANG – Setelah mendapatkan keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI yang mengurangi poin Sriwijaya FC (SFC) sekaligus dinyatakan kalah 0-3 dan denda Rp 45 juta. Tim manajemen tidak tinggal diam untuk segera memulai perlawanan terhadap Komdis PSSI.

Hari ini, Rabu (1/11/2023), manajemen tim berjuluk Laskar Wong Kito mengutus Faisal Mursyid ke Jakarta untuk menyampaikan memori banding ke Komite Banding (Komding) PSSI. Berkas sudah diterima Staf Badan Yudisial PSSI, Cardinsa, di Kantor PSSI GBK Arena Senayan.

“Sudah diterima pukul 12.35 WIB,” kata Faisal Mursyid yang juga Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) ini.

Sebelumnya, Sriwijaya FC menegaskan bakal melawan dan tempuh jalur hukum terhadap keputusan yang diambil oleh Komite Disiplin PSSI. Komdis tersebut menjatuhkan sanksi berat berupa pengurangan 3 poin dan denda senilai Rp 45 juta.

Versi Komdis PSSI, sanksi ini terkait dengan keputusan Laskar Wong Kito yang tidak memasukkan pemain U-21 dalam starting XI pada pertandingan melawan Semen Padang FC.

Terkait hal ini, Direktur Teknik Sriwijaya FC Indrayadi mengkritik keras sanksi yang dianggapnya tidak adil.

“Kami di Sriwijaya FC merasa sangat keberatan dengan keputusan Komite Disiplin PSSI, yang kami anggap tidak masuk akal,” ujarnya.

Diketahui, surat yang dikeluarkan oleh Ketua Komite Disiplin PSSI Eko Hendro Prasetyo SH MH tertanggal 24 Oktober 2023, menjelaskan bahwa Sriwijaya FC telah melanggar regulasi Liga 2 2023-2024 dan Kode Disiplin PSSI tahun 2023 karena absennya pemain U-21 dalam starting XI mereka.

Sanksi yang dijatuhkan melibatkan beberapa elemen, termasuk hukuman kalah 0-3, pengurangan 3 poin, dan denda signifikan sebesar Rp 45 juta.

Dampak dari sanksi ini sangat signifikan bagi peringkat Sriwijaya FC di klasemen. Dengan pengurangan 3 poin, tim asuhan Muhammad Yusuf Prasetto akan turun ke peringkat 4 dengan perolehan 6 poin dan selisih gol 10-11.

Sementara itu, PSMS Medan akan naik ke peringkat ketiga dengan raihan 8 poin. Persiraja Banda Aceh kokoh di puncak klasemen dengan 14 poin, sedangkan Semen Padang FC akan menjadi runner-up dengan 13 poin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *