pemkab muba pemkab muba pemkab muba pemkab muba
Hukum & Kriminal

Hendak Kabur ke Pulau Bangka, Pelaku Pembunuhan di Cengal Ditangkap Polisi

340
×

Hendak Kabur ke Pulau Bangka, Pelaku Pembunuhan di Cengal Ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini
pemkab muba

OKI – Usai buron, pelaku pembunuhan di Desa Parit Raya Dusun II Kecamatan Cengal Kabupaten OKI akhirnya berhasil ditangkap Tim Polsek Cengal dibantu Tim Opsnal Pidum Sat Reskrim Polres OKI.

Kapolsek Cengal IPTU Candra Kirana menjelaskan, setelah mendapatkan informasi peristiwa tersebut, pihaknya bergerak cepat melakukan olah TKP dan pengembangan penyelidikan.

Lanjutnya, pada Kamis (12/10/2023) sekitar pukul 13.00 WIB, pihaknya mendapat informasi keberadaan pelaku yang akan melarikan diri menuju Pulau Bangka, dan masih bersembunyi di Desa Sungai Pedada Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten OKI.

“Bersama personel gabungan Polsek Cengal dan Sat Reskrim Polres OKI, kami bergerak melalui jalur sungai menggunakan speedboat untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku. Alhasil, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan serta mengakui perbuatannya,” ucapnya, Ahad (15/10/2023).

Candra menyebutkan, pihaknya menyita barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku berupa satu buah sarung senjata warna hitam, satu helai baju kaos warna hitam milik korban, satu helai celana jeans pendek, dan satu pasang sandal jepit warna hitam milik korban.

“Untuk barang bukti senjata api masih dalam penyidikan, hanya saja saat polisi melakukan olah TKP dan penggeledahan di rumah pelaku ditemukan bungkus senjata api,” jelasnya.

Candra menambahkan, pelaku akan dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan atau menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, motif pembunuhan diduga dilatarbelakangi masalah hutang piutang.

Pada hari Selasa, korban Hendri (29) asal Sungai Ceper Kecamatan Sungai Menang berpamitan kepada istrinya untuk ke rumah pelaku berinisial R (38), warga Dusun II Tulung Sekemet Desa Parit Raya Kecamatan Cengal untuk menagih hutang menebang kayu kepada pelaku sebesar Rp 3 juta.

Selanjutnya, pada pukul 20.30 WIB, istri korban mendapat kabar jika suaminya telah meninggal dunia akibat ditembak pelaku R.

Mendapat kabar tersebut, istri korban pun bergegas menuju rumah pelaku untuk melihat suaminya. Setibanya di rumah pelaku, istri korban melihat suaminya dalam posisi duduk dengan luka tembak di bagian leher sebelah kanan.

Sementara itu, rumah pelaku sudah dalam keadaan kosong, karena pelaku bersama anak dan istrinya diketahui telah kabur melarikan diri. (Nandoenk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *