oleh

Tumbang di Kandang, Pelatih Cagliari Sanjung Ibrahimovic

CAGLIARI I Cagliari kembali terkapar pada lanjutan Serie A musim 2020/21. Teranyar, Gli Isolani tak berdaya saat berjumpa AC Milan. Skuad polesan Eusebio Di Fransesco menyerah 0-2 meskipun tampil di markas sendiri, Sardegna Arena, Selasa (19/1) dini hari WIB.

Semua gol kubu tamu dicetak Zlatan Ibrahimovic. Gol pertama hadir pada menit ketujuh melalui sepakan penalti. Hadiah sepakan 12 pas didapat setelah Ibra dilanggar pemain Cagliari, Charalambos Lylogiannis. Zlatan mencetak gol keduanya pada menit ke-52 dengan menuntaskan assist dari Davide Calabria.

Tanpa ragu, Di Fransesco melontarkan pujian untuk Ibrahimovic. Lagi-lagi, striker 39 tahun tersebut menjadi sosok pembeda.

“Ibra lebih cerdas dan berpengalaman. Bahkan, hari ini, dia sangat menentukan,” kata eks allenatore AS Roma ini kepada Sky, dikutip dari Football Italia.

Sebetulnya, Cagliari tampil menyerang. Namun, ketika memasuki area pertahanan Milan, tuan rumah kesulitan berkreasi. Banyak peluang terbuang percuma. Hingga laga berakhir, tak ada gol yang bisa mereka ciptakan.

“Kami tidak terlalu bagus dalam sentuhan akhir, dalam menyelesaikan banyak peluang yang kami ciptakan,” sesal Di Fransesco.

Ia langsung mengetahui perbedaan karakter kedua tim. Menurutnya, Rossoneri lebih unggul lantaran bisa beradaptasi dengan tekanan.

Di Fransesco meminta timnya harus bejalar menderita. Jika sudah melewati fase tersebut, ia percaya hasil positif di depan mata.

Dengan demikian, Radja Nainggolan dan rekan-rekan memperpanjang tren buruk di Serie A. Pemilik Sardegna Arena gagal menang dalam 10 pertandingan terakhir kompetisi tersebut. Sebanyak enam, di antaranya, berakhir dengan kekalahan. Sisanya, imbang.

Alarm bahaya berbunyi. Cagliari semakin dekat dengan zona merah. Kini, tim tersebut berada di peringkat ke-17 tabel klasifikasi. Dengan mengantongi 14 poin, Giovanni Simeone dan rekan-rekan unggul sebiji angka atas Torino di posisi ke-18. [republika.co.id]

Komentar

Berita Lainnya