pemkab muba pemkab muba
Olahraga

Tak Boleh Berpelukan di Sepak Bola, Ini Reaksi Manajer Roma

39
×

Tak Boleh Berpelukan di Sepak Bola, Ini Reaksi Manajer Roma

Sebarkan artikel ini
hthrr
pemkab muba pemkab muba

ROMA I Kompetisi Liga Italia Serie A musim 2019/20 tampaknya akan segera dilanjutkan, tetapi hal itu tetap akan menyisakan sesuatu yang dirindukan oleh manajer AS Roma, Paulo Fonseca, yakni pelukan hangat.

Hal itu tertuang dalam surat terbuka Fonseca yang disiarkan laman resmi Roma pada Kamis (14/5) malam waktu setempat, di mana pelatih asal Portugal itu mengungkapkan dukungannya terhadap rencana kelanjutan Serie A.

“Ketika kami kembali memainkan pertandingan, akan ada beberapa kebijakan yang harus dihormati,” tulis Fonseca.

“Semuanya diterapkan agar pertandingan berjalan aman dan penuh tanggung jawab. Itu penting, dan saya sepenuhnya mendukung,” ujarnya menambahkan.

Tetapi pada saat bersamaan Fonseca mengaku ia akan merindukan momen-momen sebuah pelukan hangat yang didapati di sela-sela pertandingan sepak bola.

Pelukan kerap mewarnai pertandingan sepak bola ataupun ajang olahraga lainnya, yang seringkali bermunculan tiap ada perayaan gol ataupun kemenangan.

“Ya, pelukan itu, salah satu cara yang kami pakai untuk merayakan momen-momen terbaik dalam sepak bola, seperti gol misalnya,” tulis Fonseca.

“Momen ketika pencetak gol tenggelam di antara lengan rekan-rekannya, momen ketika ia berlari ke arah mereka yang mendukung dan berterima kasih atas golnya,” ujarnya menambahkan.

Fonseca tidak bisa tidak melainkan bertanya-tanya bagaimana ia akan merayakan gol-gol pemainnya ketika pertandingan sepak bola digelar di tengah pandemi Covid-19.

“Bagaimana? Saya tidak boleh memeluk asisten saya seperti biasanya?” tulisnya penuh retorika.

Fonseca menutup surat terbukanya dengan melempar kata-kata bijak, bahwa pun ia merindukan pelukan itu hal tersebut suatu saat akan kembali.

“Saat ini, ada begitu banyak pelukan yang lebih penting dibandingkan pelukan dalam sepak bola, saya sadar itu. Saya tahu bahwa pelukan-pelukan itu, yang punya makna penting dalam hidup kita semua, suatu saat akan kembali,” tulisnya.

“Lantas, di antara semua pelukan itu, pelukan hangat (sepak bola) akan kembali juga. Dan sepak bola akan tetap menjadi tontonan yang paling menarik dan menyenangkan di negara ini, sebagaimana yang sudah-sudah,” pungkas Fonseca.

Klub-klub Liga Italia Serie A sudah mulai kembali menggunakan fasilitas tim untuk berlatih secara individual sebagai tahapan untuk melanjutkan kompetisi sepak bola musim 2019/20.

Klub-klub sepakat untuk melanjutkan kompetisi pada 13 Juni, tetapi semuanya tergantung lampu hijau dari pemerintah Italia yang hingga saat ini masih belum tampak titik terangnya. (*)

Sumber: republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *