pemkab muba pemkab muba pemkab muba pemkab muba
Palembang

Tahun 2024, Kota Palembang Bakal Terapkan Mata Pelajaran Bahasa Palembang

379
×

Tahun 2024, Kota Palembang Bakal Terapkan Mata Pelajaran Bahasa Palembang

Sebarkan artikel ini
pemkab muba

Palembang – Pada tahun 2024, pendidikan mulai dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Palembang bakal ada mata pelajaran Bahasa Palembang.

“Pelajaran muatan lokal Bahasa Palembang saat ini penerapannya di tingkat SD dan SMP dalam proses persiapan,” kata Pj. Walikota Palembang Ratu Dewa, Rabu (27/9/2023).

Progresnya saat ini, kata Dewa, Dinas Pendidikan Kota Palembang telah menandatangani kesepakatan bersama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang untuk mewujudkan mata pelajaran Bahasa Palembang.

“Saat ini kita masih mengurus administrasinya, Disdik Kota Palembang dan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama sebagai wujud komitmen bersama dalam melestarikan bahasa Palembang,” ujarnya.

Lebih lanjut ia jelaskan, mata pelajaran muatan lokal tersebut dapat dilaksanakan setelah mendapat persetujuan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dan Rancangan Perwali tentang pedoman pelaksanaannya diundangkan nantinya. Selanjutnya, kurikulum muatan lokal Bahasa Palembang dilaksanakan pada tahun ajaran 2024.

“Ada proses yang harus kita lalui, nanti jika kita terapkan ada hal-hal yang berkaitan dengan melanggar aturan perundang-undangan. Untuk itu, proses administrasi kita butuh waktu, Insya Allah tidak menutup kemungkinan di awal 2024 bisa kita terapkan, kita laksanakan,” ucap Ratu Dewa.

Mata pelajaran Bahasa Palembang tersebut diusulkan oleh Fraksi PKS Muhammad Ridwan. Ia menyampaikan bahwa pelajaran Bahasa Palembang bisa diterapkan di SD maupun SMP agar budaya dan Bahasa Palembang lebih dikenal lagi.

“Misalnya seperti di bandara, stasiun, begitu wisatawan tiba di Palembang ada penyambutan dengan menggunakan Bahasa Palembang, agar budaya seperti itu digunakan seperti daerah luar. Contohnya Jawa, mulai dari pakaian adat hingga bahasa ,” jelas dia.

Dengan adanya Bahasa Palembang dalam mata pelajaran, ia berharap budaya Palembang akan lebih terkenal.

“Dalam sistem pendidikan nasional inikan ada, dan hal ini sudah ditunggu oleh Angkasa Pura, tapi memang dari pemerintah belum ada. Dan kami inginnya bukan saja mata pelajaran yang diterapkan, akan tetapi jika digunakan dalam mengajar sehari-hari,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *