oleh

Punggawa Sriwijaya FC Keluhkan Lapangan

PALEMBANG I Belum satu pekan menggelar latihan, punggawa Sriwijaya FC mulai mengeluhkan kualitas lapangan Stadion Bumi Sriwijaya. Rumput yang mulai menguning dan mati, ditambah kualitas lapangan yang tidak rata, membuat pemain harus sedikit berhati-hati.

Wajar saja, musim kemarau dengan cuaca yang sangat terik, menyebabkan rumput mulai mati. Lapangan pun dirasakan mulai tidak rata, mengingat Stadion Bumi memang kerap digunakan tim lokal untuk latihan atau bertanding. Ditambah lagi, memang dalam proses renovasi.

Tentunya, berbeda dengan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, yang memang selama ini menjadi tempat latihan khusus buat Sriwijaya FC.

Tapi, kini markas Laskar Wong Kito tengah direnovasi untuk persiapan Piala Dunia U-20 pada 2021 nanti. Oleh karena itulah, Ambrizal dan kawan-kawan, terpaksa harus mengungsi.

“Kondisi lapangan yang tidak bagus, tentu sedikit menganggu program latihan,” ucap Pelatih Kepala Sriwijaya FC Budiarjo Thalib, Rabu (2/9/2020).

Anak asuhnya harus sedikit menahan diri, untuk menghindari cedera. Kendati kualitas lapangan tidak rata, Coach Jo sadar betul, jika tidak ada pilihan, mengingat Stadion Bumi jauh lebih baik dari lapangan-lapangan lainnya.

Selain dari itu, Stadion Bumi Sriwijaya, juga berada tidak jauh dari hotel, tempat pemain menginap. Oleh karena itulah, Stadion Bumi masih menjadi pilihan untuk untuk melakukan latihan persiapan.

“Satu pekan ini, tim akan fokus pada fisik dan kemudian masuk ke taktik dan strategi,” ujarnya.

Beberapa anak asuhnya, tidak berada dalam kondisi fisik terbaiknya. Selama fakum karena pandemi corona, pemain diakui Coach Jo, memang tetap latihan, tapi dengan intensitas berbeda-beda.

“Jadi, kita akan fokus pada fisik pemain,” tegasnya. (Fen)

Komentar

Berita Lainnya