pemkab muba pemkab muba pemkab muba pemkab muba
Palembang

Pj Gubernur Agus Fatoni Sebut Peran Dokter Obgyn Sangat Penting dalam Pemberian Edukasi Stunting pada Masyarakat

79
×

Pj Gubernur Agus Fatoni Sebut Peran Dokter Obgyn Sangat Penting dalam Pemberian Edukasi Stunting pada Masyarakat

Sebarkan artikel ini
pemkab muba

Palembang – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menyebut peran dokter obsteri dan ginekologi (obgyn) atau yang lebih dikenal dengan sebutan dokter kandungan sangatlah penting dalam memberikan edukasi mengenai stunting pada masyarakat, terutama calon pengantin perempuan dan calon ibu. Hal ini diungkapkannya dalalm kegiatan Gala Dinner 5th Regional Obgyn Sumatera Update (ROSADE) di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (21/4/2024).

“Peran Bapak/Ibu sangat penting dalam memberi edukasi bahwa bayi stunting itu perlu mendapat makanan dengan gizi yang cukup. Oleh karena itu, peran dari PKK dan posyandu di desa-desa maupun kelurahan-kelurahan sangatlah penting,” kata Fatoni.

Sebagaimana diketahui, angka kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Fatoni menilai bahwa angka kematian ibu dan bayi perlu menjadi perhatian bersama.

“Tentu tantangan ibu dan calon bayi menuju kelahiran yang sehat menjadi tantangan kita bersama, baik pemerintah maupun para dokter. Oleh karena itu, kebersamaan sangatlah penting terutama dalam menangani stunting,” jelas Fatoni.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel telah mencanangkan Gerakan Penanganan Stunting Serentak se-Sumatera Selatan (GPSSS). Melalui gerakan ini, Pemprov bersama Kabupaten/Kota juga seluruh stakeholder terkait bersama-sama mengentaskan stunting di Sumsel dengan beberapa program unggulan, salah satunya adalah Ayah-Ibu Asuh Stunting.

“Pengentasan stunting untuk bayi-bayi ini bisa diangkat sebagai anak asuh. Maka program Ayah-Ibu Asuh Stunting ini sudah kita canangkan, jika kita break down per desa atau kelurahan itu biasanya ada dua atau lima anak penderita stunting. Artinya, jika penanganan stunting sudah dilaksanakan dari desa dan diangkat menjadi anak asuh itu tidak terlalu berat. Dengan cara apa tentunya dengan memberikan makanan sehat dan gizi yang cukup kepada mereka,” jelas Fatoni.

Dalam kesempatan ini, Fatoni menyebut profesi dokter merupakan salah satu profesi yang paling banyak diminati. Hal ini tentunya dikarenakan dengan menjadi dokter maka banyak kebaikan yang dilakukan, salah satunya adalah dengan menyelamatkan nyawa orang lain.

“Kami mengucapkan selamat datang di Sumsel, kami sebagai tuan rumah mengaku sangat bangga bisa dipercaya. Mudah-mudahan dapat menjadi ajang silahturahmi, kontribusi di berbagai program dan banyak hal positif lainnya,” ucap Fatoni.

“Saya ucapkan selamat untuk mengikuti ROSADE ke-lima. Semoga kesuksesan dan keberhasilan selalu bersama kita semua dan semoga Allah SWT selalu beri kesehatan bagi kita semua,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus POGI dr Ferry Yusrizal mengatakan kegiatan ini bertujuan guna meningkatkan pengetahuan bagi para dokter spesialis obgyn dan stakeholder lainnya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat khususnya bagi peserta dan masyarakat dengan berbagai dokter yang sudah diupdate ilmunya. Ini tentunya diharapkan mereka mendapat mutu yang lebih baik dan mampu mengedukasi masyarakat sehingga dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta stunting,” ujar Ferry.

“Selaini itu, kita juga turut berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat luas,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini turut hadir sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumsel, Kasatpol PP Provinsi Sumsel, Direktur RSUD Siti Fatimah, Direktur RS Ernaldi Bahar dan para tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *