oleh

Petani Padi di Lahat Diminta Waspadai Hujan Ekstrim

Lahat – Hujan ekstrim yang terus terjadi di Kabupaten Lahat,  berpotensi merusak areal persawahan dan berimbas pada ancaman gagal panen. Untuk itu, Petani diharapkan bisa aktif menjaga areal persawahan.

Hal ini seperti disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lahat, Ir Otong Heriadi MSi.

Dikatakan Otong, hingga saat ini belum ada laporan terkait kerusakan sawah oleh faktor hujan.  Namun, dirinya tak menampik jika ada saja lahan persawahan yang dimasuki air akibat luapan sungai ataupun siring.

“Belum ada laporan. Kemarin ada air yang sempat masuk ke lahan sawah, tapi air hanya lewat, tidak mengakibatkan kerusakan pada sawah tersebut karena kondisi tanaman sudah besar,”sampainya,  Minggu (7/3/2021).

Dilanjutkan Otong,  apabila ada laporan kerusakan sawah, pihaknya akan mencatat kerusakan sawah dan menurunkan tim kelapangan.

Hanya saja, petani juga diminta aktif mengontrol dan membersihkan areal lahan sawah. “Tetap harus dikontrol, membersihkan maupun memperbaiki saluran air di areal sawah sehingga meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan,”sampainya.

Sementara,  Lukman (47) salah satu petani padi di Lahat,  mencemaskan hujan yang terus mengguyur terlebih disertai angin kencang.

Menurutnya,  jika air sungai yang ada disisi areal persawahan meluap bisa mengancam padi yang kini menunggu masa panen.  “Ya cemas karena pelang sawah bisa rusak jika terus digerus hujan, “sampainya.

Terpisah kepala BPBD Lahat,  Drs H Ali Afandi mengungkapkan berdasarkan informasi dari BMKG hujan akan terus turun sejak Desember 2020 hingga Maret 2021. (Sfr)

Komentar

Berita Lainnya