oleh

Jalan Katy Perry Tinggal di Bekas Biara pun Terbuka

Katy Perry ingin membeli bekas biara dan tinggal di dalamnya. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Katy Perry ingin membeli bekas biara dan tinggal di dalamnya. (REUTERS/Mario Anzuoni)

JAKARTA I Sebentar lagi, Katy Perry punya tempat tinggal istimewa. Tidak seperti selebriti lainnya yang tinggal di rumah megah, Perry mendapat kesempatan hidup di sebuah bangunan bekas biara Katolik Roma.

Itu bisa terjadi setelah pada Rabu (13/4), hakim membatalkan penjualan properti itu kepada pemilik restoran.

Michael Hennigan, pengacara Keuskupan Agung mengatakan, hakim Pengadilan Tinggi Los Angeles Stephanie Bowick telah menyetujui permintaan keuskupan untuk menutup jalan penjualan secara keseluruhan kepada pengusaha itu.

Properti di Los Angeles itu telah menjadi sengketa selama berbulan-bulan. Konfliknya melibatkan sekelompok biarawati, Uskup Agung, dan sebuah gedung bekas biara bergaya Villa Romawi.

Kasus itu kemudian melibatkan Perry, yang selain salah satu bintang pop terlaris dunia juga merupakan putri pendeta Protestan. Tapi para biarawati yang pernah tinggal di biara ingin menjualnya kepada pengusaha restoran asal Los Angeles, Dana Hollister.

Keputusan hakim membatalkan transaksi itu membuat pihak Perry senang, menurut pengacaranya. Itu membuka jalan bagi Perry untuk memiliki bekas biara itu.

Hingga saat ini, perwakilan biara dan pengusaha Hollister belum berkomentar apa pun terhadap keputusan hakim.

Perry sendiri memberi tawaran untuk membeli properti itu senilai US$14,5 juta. Rencananya, pelantun I Kissed a Girl itu akan menggunakan bangunan seluas tiga hektar itu untuk dijadikan tempat tinggal pribadinya sendiri.

Para biarawati menolak tawaran bintang 31 tahun itu, dan memilih menerima penawaran dari Hollister yang memang lebih tinggi. Hollister akan membelinya seharga US$15,5 juta dan menjadikan bekas biara itu sebagai hotel mewah.

Perry beruntung karena Keuskupan Agung ada di pihaknya. Ia dibela melalui gugatan yang diajukan pada Juni lalu. Keuskupan berpendapat, penjualan bangunan menjadi hotel hanya menguntungkan kepentingan biarawati. (CNN)

Komentar

Berita Lainnya