oleh

Suarez Kesal Dicampakkan Barcelona dan Ronald Koeman

MADRID I Penyerang Atletico Madrid, Luis Suarez angkat bicara soal mengapa dirinya dipaksa untuk angkat koper dari Barcelona pada musim panas kemarin. Ia pun menegaskan, Barca telah salah telah menyia-nyiakan kemampuannya.

Pesepak bola berpaspor Uruguay sudah mencetak 198 gol dalam enam musim memperkuat Los Azulgrana, julukan Barc. Namun setelah kehadiran Ronald Koeman sebagai pelatih utama, masa depan Suarez terlihat suram.

Juru taktik asal Belanda dikabarkan tidak lagi membutuhkan servis Suarez di lini depan Los Cules. Bahkan, secara tegas eks pemain Liverpool dan Ajax Amsterdam itu sudah tak lagi memenuhi standar klub.

“Apa yang benar-benar mengganggu saya adalah bahwa mereka mengatakan, saya sudah tua dan tidak bisa agi bermain di level atas, bersama tim hebat. Itu yang membuat saya kesal,” kata Suarez menegaskan kepada France Football dikutip AS, Selasa (23/2).

Meskipun Suarez merasa sangat sulit untuk meninggalkan Estadio Camp Nou karena ikatan erat pun persahabatan yang hangat dengan Lionel Messi. Pemenangan dua kali sepatu Emas Eropa tetap kerasaan untuk tidak bertahan di klub yang sudah tidak membutuhkannya.

“Bagian tersulit adalah ketika Anda memiliki keluarga yang selama enam tahun terbiasa tinggal di tempat yang sama. Di satu sisi, perubahan ini disambut baik karena, setelah semua yang saya alami di Barca, dan mengingat jalannya, saya ingin berubah,” sambung dia.

Sebagaimana diketahui, Barca dinilai salah memandang Suarez sudah tidak lagi bisa berkontribusi lebih di lini depan mereka. Pasalnya, penyerang berjuluk El Pistolero saat ini tampil sangat baik dengan membukukan 16 gol dalam 20 penampilan untuk Atletico Madrid.

Tak hanya itu, Suarez juga membawa Los Colchoneros bertengger di puncak klasemen La Liga Spanyol, dan berambisi untuk bisa melangkah sejauh mungkin di kompetisi Liga Champions. [republika.co.id]

Komentar

Berita Lainnya