oleh

Rahasia Arya, Sabet Juara Youth Fun Juggling Competition 2020 Tatap Muka, zona Ogan Ilir

PALEMBANG – Sebanyak 310 peserta ikuti Youth Fun Juggling Competition 2020, di Komplek Perkantoran Terpadu, Tanjung Senai, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (5/12/2020).

Peserta ini berasal dari 10 Sekolah Sepak Bola (SSB) di Bumi Caram Seguguk (sebutan Kabupaten Ogan Ilir) tersebut. Mulai dari SSB Ogan Ilir United, Ogan Ilir 32, Putra Jaya Tanjung Lubuk, PSM Meranjat, Tanjung Batu FC, Persiteg Tebing Grinting, Tanjung Raja FC, Lorok FC Indralaya Utara, Satria Muda Indralaya, serta Ganesa FC Purna Jaya.

“Hari ini yang ikut Youth Fun Juggling Competition 2020, sebanyak 310 peserta dari Kabupaten Ogan Ilir. Sebanyak 30 offline atau hadir langsung di Komplek Perkantoran Terpadu ini dan 280 peserta lainnya online, di rumah masing-masing,” kata Hidayattulah, Pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Ogan Ilir Bidang Usia Dini.

Animo anak-anak SSB Ogan Ilir mengikuti Youth Fun Juggling Competition 2020, sangat tinggi. Bagaimana tidak, dalam satu tahun terakhir, tidak ada event apapun dari dunia sepakbola karena pandemic Corona.

“Event ini membuat anak-anak SSB, semakin bersemangat dan menambah motivasi mereka untuk dapat menjadi pemain sepakbola,” ucapnya.

Pada Youth Fun Juggling Competition 2020, di Ogan Ilir, Arya keluar sebagai juara pertama yang digelar secara tatap muka. Dia menjadi peserta terlama melakukan juggling, dengan catatan waktu 2:03 menit. Bagi Arya, kemenangan ini, bukan karena ia lebih baik dari peserta lain. Justru, ia melihat jika peserta lain juga punya kualitas yang sama.

“Tapi mungkin karena tadi saya fokus, sehingga bisa melakukan juggling lebih lama dari yang lain,” ucapnya.

Meski minim persiapan, hasil maksimal yang bisa ia raih, juga tidak lepas dari latihannya selama ini. Setiap kali latihan di SSB, Arya selalu melakukan juggling. Bahkan tidak hanya pada saat latihan, juggling juga sudah menjadi rutinitasnya mandirinya setiap hari.

Disinggung soal jersey Timnas Muda yang bakal ia dapatkan, Arya mengatakan, jika jersey yang sudah lengkap dengan tandangan pemain Timnas ini bakal ia pajang di rumah.

“Menjadi sebuah kebanggaan bisa mendapatkan jersey Timnas. Kalau boleh meminta, saya mau jersey Timnas U-9 yang saya dapat, ditandatangani Rendy Juliansyah. Nanti akan saya pajang di rumah,” ujarnya.

Mantan gelandang Timnas Indonesia U-19, Ichsan Kurniawan, pun ikut memuji penampilan Arya. Ia melihat jika Arya memang pemain berbakat dan layak menjadi pemenang untuk zona Ogan Ilir.

“Dia bersama pemain SSB lain punya bakat. Saya lihat mereka pemain bagus dan bisa berkembang,” ucapnya.

Ichsan yang kini memperkuat Muba Babel United, tak lupa memberikan petuahnya untuk dapat melakukan juggling. Latihan menjadi kunci untuk dapat memberikan suguhan lebih dalam saat juggling. Untuk dapat melakukan beberapa gerakan dalam juggling seperti memutar bola dan gerakan lain, butuh latihan yang rutin.

“Jadi, teruslah belajar dan latihan. Anak-anak SSB Ogan Ilir ini punya bakat dan teruslah latihan,” ujarnya.

Sebagai informasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia kerja bareng PSSI gelar Sosialisasi Youth Fun Juggling Competition 2020. Di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), acara sebelumnya diawali dari Kabupaten Banyuasin digelar di Hotel Santika, Palembang, Sabtu (28/11/2020) sore.

Sebanyak 310 peserta ikut ambil bagian. Namun karena pandemi Covid-19, panitia membatasi peserta hanya 30 peserta yang ikut berkompetisi secara tatap muka. Sisanya peserta berlomba secara virtual atau online melalui akun instagram pribadi masing-masing.

Peserta yang ikut ambil bagian berasal dari beberapa sekolah sepakbola (SSB) di Banyuasin. Sebut saja SSB Gamba Pangkalan Balai, SSB Anak Gawang Serong (AGS) serta SSB Betung.

Youth Fun Juggling Competition 2020 dibuka secara langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali secara virtual dari Bandung, Jawa Barat. Acara pembukaan dihadiri Wakil Ketua PSSI Iwan Budianto, Komisi X DPR RI Yoyok dan utusan dari Kementerian PU PR RI.

“Apa yang kita lakukan merupakan instruksi presiden untuk mempercepat pembangunan sepak bola. Kita lakukan sekaligus memberikan semangat kegiatan persepakbolaan kita khususnya timnas baik senior u-23 maupun U-19,” kata Menpora.

Lebih lanjut Menpora menambahkan juggling saat ini cukup ngetren.

“Mudah-mudahan menjadi penyemarak sepak bola di tanah air. Karena ini kompetisi lakukan dengan sungguh sungguh kerjasama Kemenpora dengan PSSI. Terimakasih dukungan Komisi X DPR RI dan Kementerian PU PR,” tukas dia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di 36 Kabupaten/Kota dari 6 Provinsi yang dihadiri oleh Pejabat daerah dan peserta 30 pesepakbola dari Sekolah Sepak Bola umur 12-16 tahun. (Fen)

Komentar

Berita Lainnya