oleh

Perang Tak Berujung Star Trek versus Star Wars

Para penggemar Star Trek maupun Star Wars terus 'berperang,' sementara para sutradaranya tetap kalem. (Dok. Paramount Pictures)

Para penggemar Star Trek maupun Star Wars terus ‘berperang,’ sementara para sutradaranya tetap kalem. (Dok. Paramount Pictures)

JAKARTA I Sama-sama mengisahkan perang luar angkasa, mau tak mau banyak orang membanding-bandingkan Star Trek dengan Star Wars, dari karakter, kostum, senjata, sampai pesawat luar angkasanya.

Serial televisi Star Trek diciptakan lebih dahulu oleh Gene Roddenberry, pada 1966. Lalu, film Star Wars menyusul sebelas tahun kemudian, dikreasikan oleh George Lucas. Sejak itu, ‘perang abadi’ antar para penggemar tak terelakkan.

“Keduanya sangat berbeda,” kata desainer kostum Michael Kaplan saat diwawancarai laman Time, beberapa waktu lalu. “Star Wars adalah fantasi dan Star Trek adalah fiksi ilmiah, dan masing-masing memiliki ikonografi yang sangat kuat.”

Kaplan bukan orang asing di kedua ‘kancah perang’ legendaris. Ia adalah desainer kostum Star Wars: The Force Awakens (2015) yang disutradarai J.J. Abrams. Sebelum itu, ia terlibat proyek lain Abrams, Star Trek (2009) dan Star Trek Into Darkness (2013).

“Menurut saya, keduanya [Star Trek dan Star Wars] sangat lah berbeda,” Kaplan menegaskan. “Star Trek memiliki sensibilitas pop modern yang keren, mungkin sesuai era ketika ia dibuat, sementara Star Wars lebih kasar dan membumi, benar-benar epik.”

Sekalipun kedua film terus diadu oleh para penggemar masing-masing, toh kedua sutradaranya tetap rukun. Laman Telegraph suatu kali mengabarkan kedatangan Roddenberry di acara ulang tahun ke-10 Star Wars pada 1987. Ia menjabat erat tangan Lucas.

Lucas sendiri pernah menyatakan intensinya menggarap Star Wars dengan menampilkan kemegahan, tema mitos, arketipe dan daya upaya politik. Sedangkan Star Trek versi Roddenberry, menurutnya, berkutat pada filosofi humanis dan semangat intelektual.

Namun reaksi para penggemar kedua film tidak sekalem itu. Seorang fans suatu kali membuat meme Kapten Kirk (Star Trek) dan Putri Leia (Star Wars) berciuman. Meme tersebut dibuat menyusul perang kedua aktor pemeran karakter tersebut di dunia nyata.

Pada 2011, William Shatner, pemeran Kirk, menayangkan video via YouTube yang isinya seolah menyerang Carrie Fisher, pemeran Putri Leia. Shatner juga menyinggung soal kostum dan efek visual Star Wars. Berikutnya, giliran Fisher melakukan serangan balik.

Menurut Fisher, Star Trek dan Star Wars jelas bermain di liga berbeda, sehingga tidak layak diadu. Namun perang kedua aktor terus berlanjut di media sosial. Dalam salah satu kicauannya, Fisher mengunggah meme wajah merah Shatner berlatar pohon Natal.

Masih banyak meme lain yang beredar. Salah satunya, meme Spock, Putri Leia dan Kirk memburu Darth Khan. Bisa jadi para penggemar tak lagi berfokus pada peperangan kedua film. Mereka justru menginginkan peleburan karakter yang mengisyaratkan kekompakan.

Pemandu acara bincang-bincang Jimmy Kimmel, suatu kali mengomentari ulah para penggemar Star Wars yang lebih agresif ketimbang para penggemar Star Trek. Abrams, yang hadir sebagai bintang tamu, menanggapi komentar Kimmel dengan cermat.

“Banyak orang bilang, ‘Saya suka Star Wars,’ dan saya merespon, ‘Terima kasih, saya tidak ada urusan dengan hal itu,’” kata Abrams, dikutip laman Inverse. “Sebetulnya mereka ingin berkata, ‘Jika anda mengacaukan semua ini, saya akan membunuh anda.’”

Abrams memang menanggung beban berat sebagai sineas yang membuat dua seri film Star Trek, kemudian membuat seri Star Wars. Namun sebagaimana Roddenberry dan Lucas, ia tetap kalem. “Saya tidak bisa mengungkapkan betapa sesungguhnya saya merasa lega.” (CNN)

Komentar

Berita Lainnya