oleh

Pemerintah Kota Palembang Realisasikan Program Bedah Rumah Sebanyak 154 Unit

PALEMBANG I Program Bedah rumah yang dicanangkan oleh Dinas PU CK dan Perumahan Pemerintah Kota Palembang setiap tahun, belum berjalan dengan maksimal, pasalnya 1000 rumah yang dicanangkan hanya terealiasi sebanyak 154 unit rumah.

“Pada 2015 lalu, kami  hanya berhasil memperbaiki 154 unit rumah di Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati dari target awal membedah 1000 unit rumah. Hal disebabkan  Keterbatasan SDM dan waktu dalam  melakukan perbaikan,”kata Kepala Dinas PUCK dan Perumahan Kota Palembang, Syaiful, Selasa (26/1/2016).

Bedah rumah warga di Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati yang dimulai November 2015 silam, saat ini telah selesai 100 persen. Saat ini warga telah dapat tinggal di rumah yang lebih layak dibanding tempat tinggal sebelumnya.

Sedangkan, program serupa kembali dicanangkan pada tahun ini juga sudah dimasukkan dalam anggaran dengan total dana sebesar Rp 10 Miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang tahun 2016.pihaknya juga masih menunggu diterbitkannya Peraturan Daerah (Perda) Kota Palembang untuk melanjutkan program tersebut.

“Saat ini Rancangan Perda tentang pemukiman kumuh sudah diajukan dan sedang dibahas. Kita berharap dalam waktu dekat disahkan, sehingga program bedah rumah ini dapat lebih luas jangkauannya,”ujar dia.

Dengan adanya Perda tersebut pemerintah pusat dapat lebih mudah menyalurkan dana untuk memperbaiki seluruh rumah kumuh yang ada di Palembang. Selama ini, pemerintah pusat enggan memberikan dana untuk membedah rumah karena belum ada payung hukum yang menaungi program
pemberantasan kawasan kumuh di Palembang.

“Sehingga kita berharap Perda tersebut segera disahkan, dan kita bisa mendapatkan dana untuk program bedah rumah dari APBN,”kata dia.

Untuk tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menganggarkan Rp 10 Miliar untuk program bedah rumah ini. Untuk lokasinya akan disebar di seluruh kawasan di Palembang. Namun, sebelumnya dilakukan survey lebih dulu untuk menentukan rumah di kawasan mana yang mendesak untuk
diperbaiki. (Irwanto)

Komentar

Berita Lainnya