pemkab muba pemkab muba pemkab muba pemkab muba pemkab muba
Palembang

Lepas Habibi, SFC Siapkan Okto di Lini Depan

341
×

Lepas Habibi, SFC Siapkan Okto di Lini Depan

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

PALEMBANG – Setelah hengkangnya Habibi Abdul Jusuf yang merupakan striker pencetak hattrick saat mengalahkan PSDS Deli Serdang 3-0, tim kebanggan Kota Palembang Sriwijaya FC segera berbenah.

Faktanya, tim berjuluk Laskar Wong Kito kini telah mendatangkan penyerang asal Papua Oktovianus Oscar Karisago, Selasa (21/11/2023) malam.

Pemain yang berposisikan penyerang kelahiran Sorong (Papua) 31 Oktober 1993 ini, mulai latihan bareng tim Sriwijaya FC di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Rabu (22/11/2023) sore.

Pemain berusia 30 tahun dan memiliki tinggi 1,74 meter yang baru direkrut Sriwijaya FC ini tercatat tanpa klub usai dilepas Persipal Babel United per 30 Oktober 2023 lalu.

“Ya sudah datang itu Okto, anak Papua dari klub Persipal Babel United,” kata Direktur Teknik Sriwijaya FC.

Menurut mantan pelatih kiper Sriwijaya FC, kehadiran Okto ini setidaknya bisa menggantikan posisi striker Habibi Abdul Jusuf yang telah memilih jalan untuk hengkang ke Borneo FC.

“Okto ini striker lokal penggantinya Habibi,” jelas dia.

Karir Okto tercatat 1 September 2021 bergabung dengan Persewar Waropen. Kemudian 11 Mei 2022 bergabung dengan Persita Tangerang. Selama di Persita, pemain asal Papua ini telah bermain dua kali di Persita, yakni di Piala Presiden 2022 dan Liga 1 2022-2023.

Lalu pada 3 September 2022 ia bergabung dengan Kalteng Putra. Kemudian 4 Agustus 2023 bergabung dengan Persipal Babel United.

Indrayadi sebelumnya mengisyaratkan menyesalkan kepergian striker Habibi Abdul Jusuf, sama halnya dengan hengkangnya stopper M. Rifki ke Malut United FC dan gelandang bertahan Rio Hardiawan pergi ke FC Bekasi City.

“Itu mereka kalau orang sudah gak niat lagi di Sriwijaya FC, gimana mau nahannya,” ungkap dia.

Mantan pelatih kiper Sriwijaya FC ini akhirnya mengungkapkan alasan mempertimbangan mengapa akhirnya ketiga pemainĀ  itu akhirnya diberikan surat kepindahan klub.

“Daripada dia latihan malas-malasan, main pun tidak memberikan 100 persen lagi, percuma aja nahannya kayak gitu. Kita menahan juga gak ada manfaatnya,” pungkas dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *