oleh

Ketua Umum KONI Tampung Aspirasi Atlet Sumsel di Jakarta

JAKARTA-Ketua Umum KONI Sumatera Selatan (Sumsel) H Hendri Zainuddin menemui atlet Atletik dan Menembak Sumsel yang berlatih di Jakarta. Dalam pertemuan yang berlangsung Minggu (6/12/2020), Hendri Zainuddin menampung banyak aspirasi.

“Fokus saya agar para atlet ini bisa berprestasi, jadi saya harus mendengar aspirasi mereka. Binpres KONI catat semuanya, nantinya kita upayakan untuk direalisasikan,” ucap Hendri Zainuddin didampingi wakil ketua Binpres, Indrayadi.

Tak lupa Hendri Zainuddin mengucapkan terimakasih kepada TNI yang menjadi tempat bertugas atletnya. Hadir dalam pertemuan itu atlet atletik andalan Sumsel, Rio Maholtra. Kemudian juga atlet menembak, Woli Hamsan dan Hilmansyah. Berlangsung dengan santai dan penuh kekeluargaan, para atlet dengan leluasa menceritakan progres latihan selama ini.

Rio mengaku sangat bangga dan mengapresiasi inisiatif dari Ketua Umum KONI Sumsel. “Baru kali ini Ketua Umum KONI mau langsung bertemu atlet untuk menerima keluh kesah,” tegas Rio.

Dalam penjelasannya, Rio sejauh ini terus berlatih secara mandiri di stadion Pakansari. Dirinya berharap mendapat dukungan peralatan untuk menunjang latihannya.

“Sudah dikirim dari Palembang peralatan rintangan. Tapi saya butuh juga peralatan latihan beban, untuk meningkatkan kebugaran dan kekuatan,” tegas pria yang juga bertugas sebagai Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) dan mendapat dukungan penuh dari kesatuannya.

Kemudian, Rio juga mengharapkan dukungan asisten pelatih untuk mengarahkannya secara maksimal. “Selain tentunya butuh juga disertakan dalam kejuaraan nasional dan internasional. Supaya bisa mengukur kemampuan,” urainya.

Sementara Hilman dan Woli yang juga anggota TNI di Komando Staf Angkatan Darat (Kostrad) mengucap syukur atas pertemuan tersebut. Pihaknya juga mendapat dukungan penuh dari kesatuannya.

“Setiap hari kita latihan di Cilondong. Jadi hampir tidak ada kendala,” jelas Woli.

Namun, ditambahkan Hilman menjadi lebih baik apabila ada bantuan senjata dan peluru. “Kita butuh senjata, karena selama ini pinjam dan bergilir orang lima yang menggunakan. Kemudian kita berharap ada tambahan peluru, demi meningkatkan intensitas latihan,” tutupnya. (Fen)

Komentar

Berita Lainnya