oleh

Ketika Ketua KONI Sumsel Menjadi Motivator Mahasiswa HMI

PALEMBANG I Ketua KONI Sumsel Hendri Zainuddin, memberikan motivasi saat menjadi pemateri kegiatan Intermediate Training HMI Koordinator Komisariat UIN Raden Fatah Palembang.

Dalam kegiatan yang digelar di
Forum Aula Wisma Atlet Gedung B Jakabaring Sport City (JSC) Kota Palembang, Selasa (24/11/2020), Hendri memberikan semangat dan menceritakan pengalamannya dari awal berorganisasi menjadi seorang mahasiswa, hingga aktif di dunia olahraga dan sempat duduk menjadi Anggota DPD RI.

“Yang paling berat itu urus SFC, kalau jadi anggota dewan itu mudah, nanti saya kasih tipsnya,” cerita Hendri.

Menurutnya, mahasiswa sudah di jalur yang benar dengan mengikuti organisasi HMI. Dia menyarankan agar mahasiswa banyak berinteraksi dengan alumni HMI dan melakukan sinergi.

“Di zaman sekarang harus punya jaringan, dan bergabung di HMI banyak manfaatnya, banyak jaringan. Kita tidak tahu nasib orang, siapa tahu dari 26 peserta yang hadir di sini ada yang sukses di masa mendatang,” bebernya.

Terakhir, Manajer SFC itu berpesan agar generasi muda tidak bermalas-malasan dan tidak menunda suatu pekerjaan.

“Saya saja yang sudah berusia 47 tahun menyesal karena tidak banyak berbuat sejak dulu. Jangan menunda pekerjaan, manfaatkan waktu yang ada,” tutup Hendri.

Selain Hendri Zainuddin, ikut menjadi pemateri Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga dan Luar Negeri KONI Sumsel Fahrurrozy Bey. Secara singkat dia berbagi pengalaman, termasuk sebagai seorang dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIPOL) Candradimuka Palembang.

“Saya berbagi pengalaman kepada adik-adik mahasiswa, sekaligus memberikan motivasi bagi mereka. Saya berharap kegiatan ini berdampak positif bagi mahasiswa HMI,” kata Fahrurrozy.

Ketua Panitia Intermediate Training LK II Lovi Andiko menjelaskan, pengkaderan adalah jantung dari sebuah organisasi. Sehingga keseriusan dalam menyukseskan kegiatan ini sangatlah penting.

Ketua Umum HMI Koordinator Komisariat UIN Raden Fatah Palembang M Nurhadi Mulia mengatakan, Intermediate Training HMI yang dikenal dengan LK 2, merupakan salah satu proses pematangan perkaderan secara Intelektual dan spiritual yang ada di HMI.

Oleh karna itu, kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini agar benar-benar menghasilkan kader-kader yang militan. Baik secara kultural maupun secara kedirian.

“Sehingga nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh pendahulu-pendahulu kita di HMI tidak mengalami pergeseran,” jelas M Nurhadi.(Fen)

Komentar

Berita Lainnya