oleh

Harga Karet Sumsel Kini di Bawah Rp 20 Ribu per Kilogram untuk KKK 100 Persen

PALEMBANG – Setelah dua pekan terakhir harga karet di Provinsi Sumatera Selatan mengalami penurunan harga di bawah Rp 20.000 per kilogram untuk KKK 100 persen.

Akibat kasus Covid meningkat dan dua negara di Asean memberlakukan Lockdown yaitu Malaysia dan Singapura

“Kini dua hari berturut-turut harga karet mengalami kenaikan yang cukup berarti dimana hari kamis 24 juni mengalami kenaikan sebesar Rp .570,-/Kg dan hari ini Jumat 25 Juni 2021 Naik kembali sebesar Rp. 157,-/Kg menjadi Rp. 20.200,-/Kg untuk KKK 100%, ” demikian kata Rudi Arpian Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Sumsel.

Lanjut Rudi, hal itu tidak terlepas dari Kondisi Ekonomi di Singapura mulai bergeliat menujui Normal sejak Pemerintah Singapura mencabut lockdown persial, dan masyarakat Singapura bisa beraktifitas kembali dan kita harapkan harga karet dapat kembali normal diatas harga Rp.20.000,-/Kg untuk KKK 100%

Namun kondisi ini tidak dapat diprediksi dapat bertahan berapa lama karena Malaysia sendiri saat ini ada kemungkinan memperpanjan lockdown nya akibat target Vaksinasi Covid-19 tidak tercapai

Bagi Petani Karet Sumatera Selatan, menyikapi hal ini tentu kesempatan ini harus digunakan untuk memperbaiki mutu karet agar Kadar Karet Kering (KKK) meningkat dan harga karetpun akan ikut meningkat.

“Apalagi pemerintah saat ini berupaya menyeragamkan Bahan Pembeku Karet sesuai anjuran dengan memberikan bantuan bahan pembeku kepada seluruh UPPB yang ada di Sumatera Selatan,” tuturnya. (Rel)

Komentar

Berita Lainnya