oleh

Bukan Drama Penalti, Ini Alasan Pelatih Sriwijaya FC Terus Asah Latihan Ini

PALEMBANG I Kompetisi Liga 2 musim 2020 bakal digelar home turnamen. Sriwijaya FC sendiri berada di grup D bersama PSMS Medan, Persekat Tegal, Semen Padang, Persijap Jepara dan Sulut United.

Kendati pembagian grup sudah dilakukan, regulasi Liga 2 belum juga diterbitkan. Tapi, hampir dapat dipastikan jika peringkat grup ditentukan berdasarkan hitungan poin. Drama penalti, pastinya tidak akan tersaji di babak penyisihan.

Kendati begitu, Pelatih Budiarjo Thalib, terus memberikan materi latihan penalti setiap harinya. Pelatih punya pertimbangan lain.

“Penalti bisa saja terjadi, apalagi ini home turnamen. Kita harus siap,” ujarnya.

Persaingan di grup D bakal berjalan sangat sengit. Penalti bisa saja terjadi di waktu normal. Oleh karena itulah, Coach Jo, ingin keempat pemain kiper dan pemain lain harus siap.

Pelatih ingin mengasah kemampuan keempat kipernya, dan mencari beberapa eksekutor titik putih.

“Itulah, kenapa saya terus memberikan penalti setiap harinya,” jelasnya.

Kiper Imam Arief pun, mengakui, jika latihan dalam dua pekan terakhir benar-benar coba dimaksimalkan pelatih dan pemain.

Tak hanya fisik saja, tapi pemain juga terus diasa kemampuannya sebelum kick off Liga 2.

“Fisik kita terus meningkat, dan kami pun sebenarnya sudah terbiasa, karena selama libur juga terus latihan. Kami terus kerja keras dua pekan ini, karena persaingan bakal berat,” jelasnya.

Dia bersama ketiga rekannya, harus mampu membaca arah sepakan dari titik putih. Dia harus siap jika nanti terjadi penalti.

“Semoga saja kita bisa berikan yang terbaik dan membawa Sriwijaya FC lolos dari babak penyisihan,” jelasnya. (Fen)

Komentar

Berita Lainnya