oleh

BOPI Bubar, Sriwijaya FC Tak Kendor Perjuangkan Haknya

PALEMBANG I Dibubarkannya Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) oleh Presiden Joko Widodo, menjadi kabar yang cukup mengejutkan dari dunia sepakbola pekan ini.

BOPI selama ini, punya peran sendiri dalam membantu memperjuangkan hak-hak klub peserta Liga 2 dan Liga 2 di PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi.

BOPI termasuk satu di antara 10 lembaga non struktural yang dibubarkan oleh Presiden Joko Widodo berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 Tahun 2020. Padahal BOPI tengah berupaya melakukan mediasi LIB dengan klub untuk melunasi kewajiban LIB kepada klub. Seperti dengan Sriwijaya FC, LIB masih punya tunggakan kewajiban sebesar Rp3,4 miliar yang merupakan subsidi kompetisi dari tahun 2017 yang belum kunjung dilunasi.

Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin, Selasa (1/12/2020), menyebut, pembubaran BOPI sudah pasti telah dipertimbangkan presiden. Manajemen Sriwijaya FC dalam hal ini, tidak punya hak atau kewenangan untuk mendukung atau tidak keputusan itu.

Namun HZ menegaskan, dengan dibubarkannya BOPI bukan berarti perjuangan Sriwijaya FC untuk menagih haknya ikut surut.

“Ya apa boleh buat kalau memang sudah keputusan Presiden seperti itu. Gagal berjuang dengan BOPI untuk menuntut hak kita ke LIB tentu akan ada jalan lain,” ucapnya.

Jika melihat Perpres itu, semua urusan dari BOPI selama ini akan dikembalikan ke Kemenpora. Oleh sebab itulah, nantinya komunikasi akan dilanjutkan dengan Kemenpora.

“Ke depan kita akan melaporkan hal ini ke Kemenpora untuk mencari jalan keluar terbaik,” ujarnya. (Fen)

Komentar

Berita Lainnya