oleh

Benzema akan Diadili Terkait Pemerasan Mathieu Valbuena

MADRID I Striker Real Madrid Karim Benzema akan diadili atas dugaan keterlibatan kasus percobaan pemerasan yang menargetkan mantan rekan satu timnya di Prancis Mathieu Valbuena melalui rekaman video seksual. Kasus tersebut juga yang menjadikan pemain berusia 33 tahun tak dipanggil lagi tim nasional Prancis.

Jaksa di Versailles mengonfirmasi perkembangan kasus Benzema dan lainnya pada Kamis (7/1) menurut laporan di Prancis dilansir dari AS, Jumat (8/1). Benzema yang menyangkal atas tudingan tersebut didakwa pada 2015. Ia juga telah mengajukan banding, tapi saat ini dia tetap akan diadili.

“Benzema tidak punya alasan untuk disalahkan,” kata pengacara Benzema, Sylvain Cormier kepada EFE.

Ia mengeklaim membawa kliennya ke pengadilan dinilai tak masuk akal dan tak adil. Menurut Cormier tak ada alasan menyerat Benzema ke pengadilan.

Penasihat Valbuena, Paul-Albert Iweins mengatakan kepada l’Equipe bahwa keputusan membawa Benzema ke pengadilan merupakan kelanjutan yang berdasar dan logis dari instruksi yang melibatkan berbagai orang dalam kasus tersebut.

Kasus tersebut terjadi pada 2015. Awal kasus tersebut bermula ketika sebuah video seks yang menampilan Valbuena dengan perempuan dicuri dari telepon genggamnya. Pencurian tersebut diduga dilakukan oleh Axel Angot yang merupakan orang penyedia kebutuhan pesepak bola yang bergelimang uang.

Angot dan dua temannya Mustapha Z dan Younes diduga mencoba melakukan pemerasan kepada Valbuena berdasarkan video yang dicurinya. Valbuena menolak diperas dan melaporkannya ke polisi. Ketiga orang tersebut kemudian disadap oleh polisi.

Ketiga orang tersebut diduga mendekati orang dekat Karim Benzema, Karim Zenati untuk menyampaikan pesan kepada Valbuena. Hal ini diduga menjadi awal dari kasus yang turut membawa nama Benzema.

Benzema sejak saat itu tak pernah lagi dipanggil ke timnas Prancis. Pintu tim les Bleus sepertinya tertutup bagi dia selama pelatih masih dijabat oleh Didier Deschamps. Dia sama sekali tak dilirik meski tampil apik bersama Madrid sejak Critiano Ronaldo hijrah ke Juventus. [republika.co.id]

Komentar

Berita Lainnya