oleh

2016, Tak Ada Bantuan Bagi UMKM di Palembang

PALEMBANG I Para Pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di kota Palembang tampaknya harus gigit jari. Pasalnya, di tahun ini Pemkot Palembang nihil bantuan untuk UMKM. Hal ini terungkap usai rapat Pokja dan tim teknis program pinjaman penguatan modal kerja bagi usaha kecil dan mikro di Pemkot Palembang, kemarin (4/2/2016).

Akhmad Mustain, Kabag Humas dan Protokol Pemkot Palembang mengatakan, bantuan untuk UMKM semuanya tergantung dengan anggaran. “APBD tahun ini sudah di sahkan,” imbuhnya. Untuk bantuan UMKM sendiri, diusulkan bakal dilakukan di APBD Perubahan nanti.

Selain itu, kata dia. Juga masih harus dilakukan beberapa tahapan lainnya. Diantaranya, bakal dibenahi mekanisme dan prosedur peminjaman termasuk juga lembaga penyelenggaraan. “Apakah akan membentuk koperasi atau memanfaatkan BPR PASAR,” imbuhnya.

Untuk besaran dana yang bakal digelontorkan sendiri, saat ini masih dilakukan hitung-hitungan. Dimana jumlah seluruh UMKM di Palembang mencapai 36.101 UMKM yang tersebar di setiap kecamatan.

Lebih lanjut dikatakan, untuk menentukan besaran dana yang bakal digelontorkan, juga bakal dilakukan revisi Perwali nomor 14/2014 tentang tata cara penguatan modal kerja bagi UMKM. “Seperti siapa yang bakal menyiapkan modal, dana dan lainnya bakal dipertegas di dalam Perwali tersebut,” lanjutnya.

Sedangkan, secara umum untuk persyaratan dan seleksi penerima pinjaman penguatan modal kerja melalui beberapa tahapan. Masing-masing melampirkan surat keterangan usaha mikro yang diketahui Lurah, dan Camat setempat lengkap dengan SITU (surat izin tempat usaha ) dan SIUP (surat izin usaha perdagangan).

Mempunyai aktifitas usaha produktif yang sejenis berkelompok dengan anggota 5-10 orang. Telah menjalankan usaha minimal 1 tahun, usaha yang dijalankan mempunyai prosfek untuk dijalankan dan bukan untuk pendirian usaha baru.

Mengajukan permohonan pinjaman, tidak sedang menjalani keterkaitan dengan Bank atau lembaga keuangan lainnya dan penerima pinjaman diwajibkan membuka rekening di bank pelaksana dan menandatangani tanda terima uang. “Nantinya, bakal ada tim teknis yang melakukan survey lokasi ke tempat pemohon,” tukasnya.

Komentar

Berita Lainnya