oleh

139 Calon Taruna dan Taruni Akpol, Jalani Pentahapan Tes Kesamaptaan Jasmani

Palembang l Sebanyak 139 calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) penerimaan tahun anggaran 2021, menjalani tes tahapan uji kemampuan fisik dalam kesamaptaan jasmani dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sumsel  Kombes Pol Ucu Kuspriyadi. Sik melalui Kabag Watpers Ro Sdm Polda Sumsel AKBP Fachruddin Jaya. Sik menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut melaksanakan tahapan ujian kesemaptaan jasmani untuk taruna dan taruni Akpol selama satu hari.

” Ya benar sekali kami hari ini, saat ini juga sedang memantau tahapan ujian kesemaptaan jasmani untuk taruna dan taruni Akpol,” ujarnya.

Lanjut, AKBP Fachruddin Jaya. Sik menambahkan, bahwa para peserta telah mengikuti tahapan sebelumnya, yakni pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan, dan psikologi menggunakan computer aided design (CAD) langsung dari Mabes Polri.

” Selanjutnya untuk ujian akademi ada empat mata pelajaran atau mata ujian, yakni matematika, pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, dan Bahasa Indonesia dan hari ini Jumat, Insya Allah kita melaksanakan tahapan pemeriksaan kesehatan jasmani serta Itemnya ada tiga, yang pertama adalah samapta A dan B, kedua renang, dan ketiga adalah antrophometri,” tambah AKBP Fachruddin Jaya. Sik saat dimintai keterangan oleh wartawan beritamusi.co.id, di Lapangan Atletik Jakabaring Sport City Palembang, Jumat (21/05/2021).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM, saat diwawancarai Jumat malam (21/05/2021) mengatakan, bahwa setelah mengikuti tahapan test Kesamaptaan Jasmani hari ini dengan hasil kegiatan Jumlah Peserta 139 (125 Pria , 14 Wanita) tidak memenuhi syarat (TMS) : 26 Peserta (25 Pria, 1 Wanita) dan yang memenuhi syarat (MS) : 113 Peserta (100 Pria , 13 Wanita).

” Ya ini sebagai keterangan nya, pertama tidak hadir 7 peserta (3 Tanpa Keterangan , 2 Sakit, 1 Rapid Test Positif, 1 Mengundurkan diri), kedua TMS JAS A+B 4 peserta, Ketiga TMS renang 7 peserta, kemudian yang keempat atau terakhir TMS ANTHROPOMETRI 8 peserta,” ucapnya.

Lanjut masih kata Kombes Pol Drs Supriadi MM, untuk kegiatan TKJ dihadiri Karo Psi SSDM Polri Brigjen Pol Kristiyono. Sik beserta Tim Mabes  Polri, Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol Yudo Nugroho Sugianto Sik selaku Koordinator Jasmani dan Katim Jasmani A, B, C dan D, serta Pamen, Pama Bintara, Tamtama, Asn Polri Polda Sumsel yang Ikut serta dalam kegiatan tersebut.

” Dan untuk peserta giat Jasmani penerimaan calon Taruna/i Akpol T.A. 2021 serta Pengawas Eksternal & Konsultan Olahraga, serta dalam pelaksanaan kegiatan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah, dengan selalu memakai masker dan menjaga jarak / physical distancing,” lanjutnya.

Lebih lanjut Kombes Pol Drs Supriadi MM menambahkan, pelaksanaan seleksi telah menerapkan prinsip-prinsip akuntabel dan humanis, termasuk mematuhi protokol kesehatan yang ketat kepada panitia maupun peserta wajib bebas dari COVID-19.

” Peserta maupun panitia wajib menunjukkan tes antigen dengan hasil negatif berlaku minimal sehari sebelumnya, dan termasuk pada saat pelaksanaan juga melakukan penerapan protokol kesehatan,” tambahnya.

Kemudian Kombes Pol Drs Supriadi MM, mencontohkan lari, yang sebelumnya saat situasi normal, lebih banyak orang langsung start-nya di satu titik, khusus di masa pandemi ini, lanjut dia, dibuat titik start sehingga dibagi 20 orang dan tidak terjadi kerumunan,begitu juga ketika Start renang 4 orang sekali tampil begitu seterusnya.

” Demikian juga pada saat kegiatan – kegiatan tahap lainnya pull-up, push-up, sit-up, shuttle run, dan renang, juga tidak boleh saling meminjam, mereka boleh menggunakan kaca mata, tapi tidak boleh saling pinjam,” tuturnya.

” Kemudian juga di kolam renang itu airnya juga sudah disterilisasi, demikian juga di saat di antrophometri untuk mencegah penyebaran COVID-19,” kata perwira menengah Polri tersebut.

” Selain itu, perwakilan orang tua juga harus hadir untuk memenuhi aspek transparansi dan akuntabilitas,” tutupnya. (Abdus)

Komentar

Berita Lainnya