oleh

Wijaya Kesuma II Desa Terate, Salah Satu Posyandu Terbaik di Indonesia

Posyandu Wijaya Kesuma II Desa Terate Terintegrasi dengan Paud
Posyandu Wijaya Kesuma II Desa Terate Terintegrasi dengan Paud

KAYUAGUNG I Misi pembangunan kesehatan global SDGs atau Sustainable Development Goals (tujuan pembangunan berkelanjutan)  menekankan penguatan kemitraan antar pemegang kebijakan dalam pembangunan seperti bidang kesehatan dengan pendidikan dan ekonomi kerakyatan.

Sistem ini ternyata sudah diterapkan di Posyandu terpadu Wijaya Kusuma II Desa Terate Kecamatan Sirah Pulau Padang Kabupaten OKI, Sumsel. Bagaimana pelayanan di Posyandu ini?

Keberadaannya memberikan pelayanan masyarakat secara urut, mulai pra nikah sampai kelahiran dan perawatan bayi hingga balita, dan itu diberikan gratis.

“Selain BKB (Bina Keluarga Balita), kita melayani  BKR (Bina Keluarga Remaja), BKL (Bina Keluarga Lansia), serta berbagai kegiatan PKK. Bahkan terdapat PAUD, sebagai upaya memenuhi kebutuhan pendidikan usia dini bagi anak-anak,” ujar Ernawati, Am. Keb, Kepala Posyandu Wijaya Kesuma II Desa Terate, saat didatangi tim penilai lomba Posyandu tingkat nasional, Rabu, (20/4/2016).

Penilaian Posyandu Tingkat Nasional---Tim penilai lomba Posyandu tingkat Nasional melihat layanan di Posyandu Wijaya Kesuma II Desa Terate Kabupaten OKI

Selain itu menurut Ernawati Posyandu ini  juga menjadi  tempat silaturahmi kader-kader PKK, UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga), bahkan di pekarangan posyandu juga  dapat di anfaatkan  untuk ditanami TOGA (Tanaman Obat Keluarga), agar dapat dimanfaatkan bagi masyarakat setempat.

Posyandu ini melayani 292 Balita, 82 ibu hamil, 238 Lansia, 20 kader Posyandu dan 2 kader Lansia. Berbagai bantuan telah diberikan Pemkab OKI seperti vitamin dan makanan tambahan. Seluruh Posyandu telah memberikan pelayanan terbaik kepada anak dan ibu.

Tahun lalu, Posyandu Wijaya Kusuma II menjadi yang terbaik di Kabupaten OKI dan meraih juara I lomba Posyandu tingkat Sumsel.

Bupati OKI saat meninjau posyandu wijaya Kesuma.
Bupati OKI saat meninjau posyandu wijaya Kesuma.

Prestasi itu  mengundang tim penilai lomba Posyandu tingkat  nasional mendatangi Desa Terate, untuk memberikan penilaian.

Endang Budi Hartini selaku Ketua Tim Penilai Lomba Posyandu mengatakan, kedatangan tim penilai ini untuk melakukan klarifikasi laporan pemenang tingkat provinsi. OKI harus bangga karena bersaing dengan 5 konstestan lainnya di nasional. “Kontestan lain yakni Pacitan Jatim, Solok Sumbar, Tulang Bawang Lampung, Magelang Jateng, Jemberana Bali. Semoga OKI mampu bersaing,”jelasnya sembari mengatakan 6 konstestan termasuk OKI sebenarnya telah menjadi juara.

“Namun yang terbaik adalah penghargaan Posyandu Pakarti Utama,”jelasnya sembari mengatakan lomba Posyandu nasional ada 2 kategori yakni Pakarti Utama dan Pakarti Madyah.

posyandu4Bupati OKI Iskandar SE mengatakan, Pemkab OKI sangat berharap Desa Terate bisa berprestasi pada lomba Posyandu tingkat nasional. 300 indikator penilaian lomba sangatlah banyak dan berat untuk dicapai,namun Desa Terate telah berusaha memenuhinya.

“Untuk memberikan pelayanan kesehatan, Pemkab OKI berusaha membangun 1 Poskesdes di setiap desa. Sekarang hanya 4 desa yang belum memiliki Poskesdes, namun ini akan terealisasi secepatnya,”urai bupati sembari berharap Desa Terate menjadi yang terbaik di Indonesia. (ADV)

Komentar

Berita Lainnya