oleh

Unit l Subdit lll Jatanras Polda Sumsel, Amankan Komplotan Begal yang Meresahkan Warga

Palembang l Komplotan begal yang meresahkan warga kota Palembang, kini diamankan Unit l Subdit lll Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kanit AKP Willy Oscar. SE dan Panit IPDA Akil Boy. SH. M.Si, Senin (3/5/2021) siang.

Berdasarkan data yang dihimpun identitas pelaku yang diamankan oleh anggota reskrim Unit l Subdit lll Jatanras Polda Sumsel yakni Adrisa Mura (18) warga Jalan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, M Rama (18) warga Jalan Srijaya Kecamatan AAL Palembang, Joni Iskandar (18) Jalan Pengadilan, Kecamatan Sukarami Palembang.

Sementara tiga pelaku lainnya yakni MR (17) warga Jalan Inspektur Marzuki, YS (15) warga Jalan Sukarela, dan DM (16) warga Jalan Perjuangan, Palembang. Ketiga pelaku ini pun terbilang masih di bawah umur.

Aksi yang dilakukan para pelaku begal ini pun sudah dua kali dilakukan, yang mana terakhir pelaku melakukan aksinya di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Kalidoni Palembang, pada Rabu (28/4/2021) malam sekira pukul 22.30 WIB.

Para pelaku beraksi dengan modus akan melakukan tawuran dengan cara melakukan konvoi secara beramai-ramai di Wilayah Palembang.

Menurut Wadir Krimum Polda Sumsel, AKBP Tulus Sinaga didampingi Kasubdit 3 Jatanras Kompol Christoper Panjaitan dan Kanit 1 AKP Willy Oscar, aksi kawanan pelaku begal ini dilakukan dengan berkeliling mencari korbannya.

” Ya benar bahwa korban dihadang oleh kawanan pelaku yang berjumlah 15 orang langsung menghentikan dan mengambil motor korbannya,” ujar AKBP Tulus, Senin (3/5/2021).

Masih kata Tulus menambahkan, bahwa para pelaku bahkan sempat mengeluarkan senjata tajam jenis pedang untuk menakuti korban.

Kemudian korban yang ketakutan dan kalah jumlah harus merelakan sepeda motor miliknya dibawa kabur oleh kawanan pencuri.

” Para pelaku ini melihat terlebih dahulu korbannya, setelah mengetahui korbannya lengah pelaku langsung beraksi. Dari keterangan para pelaku aksi tersebut baru dilakukan sebanyak 2 kali,” tambah Tulus.

Sementara itu, para pelaku yang masih buron hingga saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

” Jadi atas perbuatannya tersebut, pelaku terancam pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman pidana diatas lima tahun penjara,” tutupnya. (Abdus)

Komentar

Berita Lainnya