oleh

Tim Pemenangan Paslon Berdoa Laporkan Pengrusakan APK & Beberapa Akun Medsos

TOBOALI – Alat peraga kampanye (APK) berupa spanduk dan baliho milik pasangan calon Riza Herdavid – Debby Jamro di sepanjang jalan raya Desa Gadung, Kecamatan Toboali hingga Desa Airbara Kecamatan Airgegas dirusak Orang Tidak Dikenal (OTD).

Atas pengrusakan APK ini tim pemenangan paslon dengan jargon ‘Berdoa’ telah membuat laporan ke Bawaslu kabupaten. Bawaslu diharapkan bersikap tegas dan mengusut pelaku pengrusakan karena merugikan paslon baik secara moril maupun materil.

Selain pengrusakan baliho, tim juga turut melaporkan sejumlah akun-akun di media sosial dengan indikasi melakukan penyebaran ujaran kebencian, informasi palsu atau hoaks. Bahkan mengarah fitnah yang secara politik elektoral merugikan Cabup Riza Herdavid.

Dalam konferensi pers yang digelar di Posko Pemenangan Paslon Berdoa, Selasa (3/11) siang Ketua Tim Pemenangan Erwin Asmadi mengajak para kader dan pengurus partai koalisi, simpatisan, dan semua masyarakat pendukung untuk terus merapatkan barisan.

“Semakin totalitas bekerja meyakinkan rakyat bahwa Pak Riza dan Ibu Debby ialah pilihan terbaik pada 9 Desember 2020 nanti untuk Basel maju periode mendatang. Jadikan apa yang tengah kita hadapi saat ini sebagai suntikan energi, bahwa kemenangan telah di depan mata,” katanya.

Bukan tanpa alasan, kemenangan di depan mata yang disebutkan Erwin lantaran hasil survei internal Paslon Riza – Debby unggul. Maka upaya-upaya menjatuhkan, menjegal, dan mendemoralisasi ialah strategi politik untuk kalahkan keunggulan elektabilitas paslon mereka.

“Kami sangat mempercayai profesionalitas Bawaslu dan berharap pelaku perusakan APK maupun penyebaran ujaran kebencian, hoaks bahkan mengarah fitnah sebagaimana dijelaskan di poin di atas segera diungkap dan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara, Ketua Bapilu PDI Perjuangan Babel Imam Wahyudi didampingi Ketua Partai Gelora Basel Aswandi menambahkan berdasarkan hasil laporan dari tim jika hanya di Desa Pergam, Kecamatan Airgegas APK milik Paslon Berdoa masih utuh.

“Sebagai pihak partai pengusung kami meminta pihak yang Bawaslu tegas dan mengusut pelaku pengerusakan APK tersebut. Karena hal ini jelas merugikan pihak pasangan calon berdoa baik secara moril maupun materil,” ungkap Imam Wahyudi.

Diakuinya, kejadian pengerusakan tersebut diduga dilakukan diatas jam 12 malam dan dilakukan dalam waktu yang relatif sama. Pasalnya, pada Senin (2/11) tadi malam tim masih melaksanakan kegiatan kampanye dan melihat seluruh APK masih terpasang utuh.

“Ini mami duga dilakukan diatas jam 12 malam. Soalnya semalam kita masih kampanye di kecamatan Air Gegas dan melihat APK tersebut masih utuh.Pagi tadi baru mendapat kabar bahwa APK tersebut sudah rusak dan beberapa diantaranya juga hilang,” pungkasnya.(Devi)

Komentar

Berita Lainnya