ADVERTORIAL

Tekan Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru 2018

169
×

Tekan Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru 2018

Sebarkan artikel ini
IMG-20171122-WA0003
pemkab muba pemkab muba

Tekan Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru 2018 TEBING TINGGI I Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Setda Empat Lawang menggelar rapat bersama tim pengendalian inflasi daerah (TPID), Rabu (22/11) di ruang rapat Setda Empat Lawang. Rapat tersebut dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H Susyanto Tunut serta Kabag Ekobang, Marwan Effendy.

“Rapat ini untuk menekan inflasi atau kenaikan harga barang secara terus menerus menjelang Natal dan Tahun Baru 2018. Kami pastikan saat Natal dan tahun baru nanti harga tetap stabil dan stok aman,” ujar Marwan.

Dijelaskannya, yang sangat mempengaruhi terjadinya inflasi adalah beras. Namun stok beras di Bulog Lahat aman untuk tiga bulan kedepan, begitu juga dengan gas LPG 3 kilogram (Kg). Pada November ini dari hasil pantauan di pasar memang masih ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan.

“Dari pantuan harga pasar yang naik ada tiga jenis yakni beras premium selancar, beras topi koki dan cabe merah keriting. Tapi nanti tim akan turun ke lapangan lagi untuk menekan kenaikan harga sehingga kembali stabil,” katanya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H Susyanto Tunut menambahkan, anggota TPID terdiri dari perwakilan BI, Bappeda, BPKAD, Dishub, Disperindag, Diskop UKM, Perkim, PUPR, Pertanian BPS, Polres dan Kodim.

Tekan Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru 2018 “Inflasi adalah tolak ukur kesejahteraan dan keamanan suatu daerah, makanya TPID banyak melibatkan SKPD dan juga melibatkan instansi vertikal,” jelasnya.

Sumbangan dari pertumbuhan daerah di Kabupaten Empat Lawang ini sudah ada tapi belum sampai ke perubahan tingkat nasional. Dengan kerja sama TPID ini, diharapkan pertumbuhan ekonomi semakin meningkat. “Fasilitas untuk petugas di lapangan nanti harus dilengkapi, apakah android, kuota internet sehingga data selalu update dan akurat,” imbuhnya.

Perwakilan Perum Bulog Subdivre Lahat, Gusti P mengatakan, pasokan beras aman sebab stok beras di gudang Bulog masih 1 ton lebih. Penyumban inflasi paling besar adalah beras, namun adanya program (rastra) bisa menstabilkan harga dipasaran dan menakan inflasi.

“Kami berterima kasih juga kepada Pemkab Empat Lawang karena realisasi Rastra semester akhir sudah mencapai 91 persen. Kami optimis sampai 100 persen Desember nanti,” tuturnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *