oleh

Selain Lada, Bangka Juga Serius Bangkitkan Komoditi Kopi 

Bangka – Kopi Petaling Banjar telah dibudidayakan kelompok tani baru 15 hektar. Potensi lahan yang tersedia mencapai 78 hektar. Kini, Kabupaten Bangka makin serius membangkitkan komoditi kopi.

Kabupaten Bangka saat ini mulai mengembangkan tanaman kopi. Meski masih tahap awal dan cakupan tanaman yang terbatas, kopi diharapkan kedepan dapat menjadi salah satu komoditi seperti lada atau lainnya.

Mulkan Bupati Bangka kepada Beritamusi.co.id mengatakan, komoditi kopi sudah mulai dikembangkan oleh petani setempat meskipun masih dalam tahap awal dengan cakupan tanaman yang terbatas.

“Saya optimistis, komoditi kopi akan berkembang karena umumnya masyarakat menikmati minuman kopi baik di rumah tangga maupun di kafe yang jumlahnya makin bertambah,” kata Mulkan saat menerima bantuan mesin oven kopi dari PT Bangka Asindo Agri, Senin (22/2).

Lanjut Mulkan, dengan produksi kopi hasil panen petani kedepannya dapat mengurangi ketergantuan pasokan kopi dari daerah lain penghasil kopi.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, Elius Gani menjelaskan jenis kopi yang dikembangkan petani saat ini adalah jenis robusta. Salah satunya yang berlokasi di Desa Petaling Banjar, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.

“Di Petaling Banjar sudah ada yang berhasil menanam kopi dan mengembangkannya,” kata Elius.

Elius menyebutkan, potensi komoditas kopi cukup baik dikembangkan karena ketersediaan lahan yang masih luas sehingga dapat mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.

Bahkan, saat ini kopi di Petaling Banjar ditanam oleh kelompok tani di lahan yang digarap baru seluas 15 hektar dari lahan yang tersedia 78 hektar.

“Kebutuhan biji kopi setiap harinya di Bangka Belitung mencapai dua ton sementara sebagian besar di pasok dari luar pulau Bangka,” tutupnya. (Doni)

Komentar

Berita Lainnya