oleh

Polres Musirawas Siap Kawal Pleno Penetapan Bupati dan Wakil Bupati

MUSIRAWAS – Jajaran personel Polres Musirawas (Mura) mengatur strategi guna mengawal pelaksanaan Pleno KPU dalam rangka penetapan pemenang Pilkada Bupati Wakil Bupati Musirawas, besok (16/12/2020) pagi.

Langkah yang diambil Polres ini salah satunya dengan melakukan Anev dan Tactical Wall Game (TWG) pada Selasa (15/12/2020) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Mura, AKBP Efrannedy.

Dalam kesempatanya, AKBP Efrannedy menegaskan, sebagaimana komitmen bersama menjalani pilkada dengan aman, damai dan sehat, Polri berada di baris terdepan, memastikan situasi kondusif, terutama saat berlasungnya pleno penetapan Bupati Terpilih hasil pemungutan suara, 09 Desember 2020 lalu.

“Setelah menyelesaikan Pleno di masing-masing PPK. Dengan kesiapan, kita sengaja memanggil  seluruh perwira Polres untuk melakukan kesiapan pengamanan Pleno di KPU terhadap hasil Pilkada Bupati Wakil Bupati Mura, yakni dengan mengelar Anev dan Tectical Wall Game,” ujarnya.

Lebih jauh, mantan Gakkum Korlantas Polda Kalteng ini menyebutkan, mesikpun dalam serangkaian pelaksanaan pilkada masih dalam situasi kondusif akan tetapi, guna mengatisipasi adanya hal tidak diinginkan perlu ada sebuah kesiapan pengamanan.

“TWG ini digelar tidak lain, bertujuan sebagai salah satu strategi pengamanan Pleno di tingkat KPU. Ya, semua nanti kita tidak bisa memprediksi, hanya saja sebagai antispasi kita seluruh jajaran sudah mesti mampu memetakan pola pengamanan maupun potensi kerawanan yang terjadi dilokasi pleno nantinya. Ini semua dilakukan untuk terciptanya situasi aman, damai saat pelaksanaan pleno di KPU Mura besok. Artinya, seluruh personel diharapkan mengerti maupun mengetahui tugas dan kewajiban masing-masing. Berikut pesonel harus mengetahui tugas masing-masing ketika pleno berlansung,” tegasnya.

Meskipun demikian, Efrannedy berharap dalam pelaksanaan pleno di KPU Mura bisa berjalan lancar, aman, nyaman dan damai, mulai diumunkan bupati dan wakil bupati terpilih bahkan sampai dengan proses pelantikan.

“Karena siapapun bupati dan wakil bupatinya, mereka adalah hasil pilihan dari hati nurani masyarakat Kabupaten Mura. Dan diharapkan bupati dan wakil bupati untuk lebih melakukan yang terbaik untuk Mura kedepannya,” tandasnya. (NURDIN)

Komentar

Berita Lainnya