oleh

Perkotaan, Tanaman Semak Ini Efektif Serap Polusi Asap Kendaraan

JAKARTA – Polusi udara di kota yang disebabkan asap kendaraan bermotor maupun industri semakin mengkhawatirkan. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi polusi udara di perkotaan, salah satunya dengan menanam pohon di tepi jalan.

Menurut para ilmuwan seperti dilansir Royal Horticultural Society (RHS), salah satu jenis tanaman semak yaitu Cotoneaster franchetii dapat membantu meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan manusia karena kemampuannya melawan polusi udara.

Cotoneaster franchetii dapat menjebak partikel-partikel berbahaya di udara. Selain itu tanaman ini 20 persen lebih efektif dalam menyerap polusi udara dibandingkan jenis semak lainnya.

“Di jalan-jalan kota besar dengan lalu lintas padat, kami menemukan spesies yang lebih padat, daun kasar dan berbulu. Cotoneaster adalah tanaman yang paling efektif mengurangi polusi udara,” ujar Kepala Penelitian dan Ilmuwan Hortikultura RHS Tijana Blanusa.

Dikatakan Tijana, dalam tujuh hari tanaman Cotoneaster lebat yang ditanam sepanjang 1 meter di tepi jalan mampu menyerap polusi mobil yang telah berkendara sejauh 500 mil.

“Kami memperkirakan Cotoneaster franchetii dapat menangkap emisi 20 persen lebih banyak daripada tanaman pagar lainnya. Selain itu tanaman ini sangat ideal ditanam di sepanjang jalan yang menjadi titik –titik polusi,” jelasnya.

Keberadaan Cotoneaster di tepi jalan, lanjut dia, akan mendorong peningkatan keanekaragaman hayati dan penyerbukan.

Survei yang dilakukan YouGov menunjukkan 6 dari 10 orang menambah jumlah cotoneaster di kebun karena kepedulian terhadap lingkungan dengan alasan untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

Direktur RHS Sains Alistair Griffiths mengatakan studi yang dilakukan telah menunjukkan bahwa ciri-ciri yang mendasari spesies dan kultivar tumbuhan tertentu, seperti bentuk daun dan akar membantu mengatasi masalah lingkungan.

“Kami terus mengidentifikasi ‘tanaman super’ baru dengan kualitas unik yang bila dikombinasikan dengan vegetasi lain akan memberikan peningkatan manfaat sekaligus menyediakan habitat yang sangat dibutuhkan satwa liar,” kata Alistair. (Int)

Komentar

Berita Lainnya