pemkab muba pemkab muba
Lahat

Momen HUT PGRI, Cik Ujang Sebut Guru Harus Menatap Kedepan

49
×

Momen HUT PGRI, Cik Ujang Sebut Guru Harus Menatap Kedepan

Sebarkan artikel ini
pemkab muba

LAHAT – Upaya pemerintah pusat untuk melakukan transformasi guru sebagai salah satu pondasi utama dalam mewujudkan Indonesia maju, selama ini sudah didukung penuh oleh Bupati Lahat H. Cik Ujang SH dan Wabup Lahat Haryanto SE MM MBS. Bahkan kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Lahat masuk dalam visi-misinya.

Menurut Cik Ujang, sejak awal dirinya dilantik, pendidikan jadi program kerja pertama yang diwujudkan melalui program sekolah gratis. Selain itu, dimasa pandemi Covid-19, agar dunia pendidikan di Lahat tidak merosot, 40 tower penguat sinyal dipasang di sejumlah kecamatan agar pelajar bisa aktif dalam belajar daring.

Kemudian, untuk bidang sarana dan prasarana sekolah, 80% sekolah sudah tersentuh pembangunan fisiknya. Mulai dari bantuan mobiler meja kursi dan juga bantuan laptop.

“Pendidikan memang salah satu sektor prioritas saya. Karena menurut saya, pendidikan salah satu jalan untuk keluar dari kemiskinan,” ujar Cik Ujang, Selasa (7/11/2023), ketika menghadiri perayaan HUT PGRI ke-78 dan Hari Guru Nasional (HGN) di Gedung Kesenian Lahat.

Dalam momen perayaan hari guru dan HUT PGRI ke 78 ini, Cik Ujang berpesan para guru harus berdiri pada masa kini, dan terus menatap masa depan, tanpa meninggalkan rekam jejak di masa lalu. Masa lalu tetap sebagai cerminan untuk terus melakukan perbaikan dan perubahan di masa kini dan mendatang.

“Melalui perayaan ini, guru harus jadi motor dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Lahat. Mari kita kembalikan lagi Kabupaten Lahat menjadi kota pelajar,” sampainya.

Sementara, Ketua PGRI kabupaten Lahat Dr. Hasperi Susanto S.Pd MM mengatakan, transformasi guru merupakan salah satu pondasi utama dalam mewujudkan Indonesia maju.

Guru diharapkan meningkatkan kompetensi diri, menerapkan pembelajaran yang kreatif dan inovatif, serta menjadi teladan positif untuk anak didik. Guru juga diberi ruang untuk berinovasi dalam metode pengajaran, menghadapi pendekatan yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan murid saat ini.

“Harapan kami, guru mendapat kesejahteraan yang layak, mendapatkan¬† perlindungan hukum yang baik, sehingga bisa lebih fokus dalam menjalankan tugas dan mampu bersaing di era digital saat ini. Guru adalah sosok pembelajar yang harus terus belajar, mengikuti perkembangan zaman. Guru harus senantiasa berjuang mencerdaskan anak bangsa, dan bersukacita atas keberhasilan para penerus bangsa,” tuturnya. (Sfr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *