oleh

Hadiri Panen Raya, Mentan Ingatkan Pemda Terus Dukung Pasca Panen Petani

OKU TIMUR | Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo melakukan panen raya padi IP-200 dan tanam IP 300 di Desa Sri Katon, Kecamatan Muay Madang Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Sabtu (03/04/2021).

Dalam sambutannya Yasin Limpo mengatakan, pertanian memang menjadi jawaban atas agenda kegiatan pemerintah yang langsung dapat meningkatkan kehidupan masyarakat.

Dorongan pemerintah daerah pada sektor pertanian akan membantu peningkatan produktivitasnya.

“Seperti di OKU Timur, Sumatera Selatan ini, saya lihat hasil produktivitasnya cukup maksimal dan masif. Hampir tidak ada lahan pertanian yang tidak ditanami di sini,” ulasnya.

Dia meyakini, dengan produktivitas yang baik akan dapat membantu kesejahteraan masyarakat OKU Timur secara bertahap.

Hal itu tegasnya tentu tidak hanya budidaya pertanian yang harus diintervensi pemerintah, tapi juga mendorong pasca panennya agar lebih baik, termasuk memperbaiki penggilingan.

“Dengan dukungan pemerintah daerah pasca panen diharapkan kualitas produksi pertanian bisa jadi lebih bagus dengan harga tidak di luar HPP,” terangnya.

Sementara itu, gubernur menyampaikan, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pihaknya cukup fokus pada pembangunan infrastruktur dan pertanian. Saat ini Sumsel masuk nomor 5 di Indonesia dan nomor 1 di Sumatera penghasil beras.

“Salah satu cara meningkatkan produksi beras melalui program 1000 penyuluh dan membentuk Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang tersebar di Kecamatan  yang ada di 17 kabupaten/kota. Saat ini kita juga sedang membuat listrik masuk sawah untuk penguatan sawah yang tidak dilengkapi irigasi,” ujarnya.

Mentan berkesempatan menyapa 192 Kostratani dari 17 kab/kota secara virtual. Selanjutnya, Mentan berjanji untuk penyuluh dan pendamping akan dibina dan setiap Jumat akan ada pelatihan mengenai pertanian secara virtual.

OKUT memiliki jantung di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan dan masuk 15 kab/kota tertinggi secara nasional penghasil beras.

Ke depan hasil produksi diharapkan dapat menjadi 1 juta ton gabah kering dan masuk 10 besar nasional hingga berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat OKUT.

Di  akhir acara Mentan memberikan bantuan bagi para petani di antaranya bibit padi, bibit kelapa, sperma kerbau, bibit itik, benih jagung, power pusher, power teaser. (Ade)

Komentar

Berita Lainnya