oleh

Ditreskrimsus Polda Sumsel Gandeng Tim Ahli dalam Pencegahan Karhutbunlah

Palembang l Polda Sumsel melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus libatkan para ahli, terus berupaya dalam mengatisipasi Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) di tahun 2021.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M dalam kegiatan diskusi yang bertemakan “Optimisasi Penegakan Hukum Karhutbunlah Polda Sumsel Bersama Stakeholder” dengan mengundang para ahli yang dihadirkan sebagai narasumber di Ballroom Novotel Palembang, Selasa (29/06/2021).

Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M menjelaskan, bahwa pihaknya sengaja menggelar kegiatan tersebut dalam rangka mengantisipasi Karhutbunlah yang terjadi dikarenakan adanya pelanggaran.

Rangkaian hari Bhayangkara ke-75 polres muba bedah rumah Ikut Ringankan Beban Masyarakat di Masa Pandemi, Pelanggan PLN Nikmati Stimulus Listrik Bulan Juni 2021.

“ Penyidik itu harus ada refresh, karena banyak perubahan-perubahan atau undang-undang yang harus diketahui dalam arti menangani Karhutbunlah, tapi yang paling penting itu adalah mencegah terjadinya Karhutlah,” jelas Kapolda didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, Kombes Pol Anton Setiyawan.

Kapolda Sumsel menuturkan, bahwa pencegahan tanpa ada upaya hukum juga dinilainya terkadang akan menjadi sia-sia, seperti adanya dua LP yang saat ini masih ditangani oleh pihak Polda Sumsel.

“ Nanti hukumannya itu tergantung dari Pengadilan yang menentukan, tetapi pada dasarnya kita sesuai dengan aturan, sehingga nantinya baru akan kita proses,” tuturnya.

Kapolda Sumsel juga mengungkapkan, bahwa terdapat ada bererapa titik yang saat ini difokuskan, yaitu Kabupaten OKI serta Kabupaten Ogan Ilir.

“ Kemarin juga selama satu bulan kita kirim anggota Brimob di sana untuk melakukan edukasi serta pencegahan,” ungkapnya.

“ Sekarang juga mulai titik panasnya sudah kelihatan, tetapi Alhamdulillah minggu-minggu ini juga ada hujan,” tambahnya.

Masih dikatakannya, bahwa pihaknya juga tidak dapat bekerja tanpa bantuan dari para ahli dalam pencegahan Karhutbunlah.

“ Alhamdulilah bersama teman-teman ahli ini, kita sama-sama saling bantu dalam keahliannya, khususnya dalam konteks mencegah,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Kapolda Sumsel, bahwa adanya saksi ahli yang melibatkan dari Universitas Sriwijaya di Sumatera Selatan juga merupakan suatu terobosan baru dan inovasi baru dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, yang sebelumnya melibatkan dari Universitas dari luar wilayah Sumsel.

“ Kemudian ada juga ahli-ahli hukum. Ini dalam konteksnya jika nanti terjadi masalah-masalah pidana, sehingga penyidik mudah untuk mendapatkan keterangan-keterangan dari ahlinya,” tutupnya.

Adapun beberapa tim ahli yang dihadirkan dalam kegiatan diskusi tersebut, yakin Prof Dr H Joni Emirzon SH MHum FCBArb, Dr Ir M Umar Harun MP, Dr Sarno MSi Dr Ir Bakri MP, Dr Ir Momon S Imanuddin MSc, Ir Sabaruddin MSc PhD yang merupakan tim ahli dari Universitas Sriwijaya serta para ahli lainnya. (Abdus)

Komentar

Berita Lainnya