oleh

Distakot Palembang Abaikan Intruksi Walikota

PALEMBANG I Dalam memenuhi permintaan Walikota Palembang untuk mempersingkat waktu proses perizinan, Dinas Tata Kota (Distakot) Palembang, setelah melakukan rapat terbatas Distakot tidak dapat memenuhi seluruh proses perizinan dipangkas secara keseluruhan, Distakot hanya dapat memangkas 50 persen dari total perizinan yang ada.

Kepala Distakot Palembang, Gunawan mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat dan kajian pihaknya, ada beberapa penerbitan izin yang dapat diikuti sesuai keinginan Walikota namun ada juga perizinan yang tidak dapat dipangkas waktunya.

“Kita sudah melakukan kajian untuk memangkas waktu perizinan. Hanya saja, tidak semua proses perizinan yang bisa dipangkas 50 persen, sesuai dengan keinginan pak Walikota,”kata Gunawan, kamis (14/4).

Dijelaskan Gunawan, ada dua perizinan yang dapat diproses lebih cepat dari ketentuan sebelumnya,waktunya sampai dengan 50 persen seperti Izin Operasi Biro Jasa Reklame (IOBJR) dapat dipangkas dari tujuh hari ke empat hari. kemudian izin Reklame, dimana proses waktu reklame bisa menjadi delapan hari dari sebelumnya membutuhkan proses 15 hari.

Sementara, untuk perizinan lain seperti advisplaning, dari sebelumnya membutuhkan 15 hari hanya dapat dipangkas 12 hari, dari delapan hari sesuai keinginan Walikota.Sedangkan, untuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari 15 hari bisa dipangkas menjadi 11 hari dari 8 hari yang diinginkan.

“Sebenarnya ada satu lagi perizinan, yakni revisi IMB, hanya saja untuk perizinan itu, tidak dapat dipangkas karena harus disesuaikan dengan kondisi lapangan. Karena untuk revisi IMB, lebih sulit dari pengurusan IMB awal,”urainya

Mantan kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palembang ini menerangkan, semua pemangkasan perizinan, dapat dilakukan jika semua persyaratan pemohon lengkap dan berdasarkan hari kerja serta tidak ada gangguan diluar teknis yang tidak diinginkan.

“Dari hasil rapat ini, akan dibawa ke Walikota. Hasil rapat ini sudah sesuai dengan kemampuan dan hasil kajian tim di Distakot Palembang,”tukasnya. (Supardi)

Komentar

Berita Lainnya