oleh

Dinas Tata Kota Kirim Surat Teguran Kepada Pengusaha di Palembang

PALEMBANG I Dinas Tata Kota Pemerintah Kota  Palembang mengklaim secara rutin telah melakukan monitoring dengan mengecek langsung kelapangan terhadap kondisi baleho yang berpotensi akan roboh. Hal ini untuk mengantisipasi akan terjadianya musibah yang tidak diiinginkan.

“Monitoring sudah dilakukan. Dan pihak perusahaan akan melakuan peremajaan dan perbaikan terhadap baleho yang kondisi sudah tidak baik lagi, karena baleho sangat membahayakan nyawa,”kata Sekretaris Dinas Tata Kota,  Hasmen, Senin (18/1/2016).

Dikatakan Hasmen. Dengan adanya monitoring musibah yang terjadi beberapa wkatu lalu tidak terulang kembali, robohnya baleho bukan hanya kondisi baleho yang besar namun karena gejala alam, karena saat ini sudah memasuki musim hujan.

“Kalau untuk datanya berapa banyak, silakan tanyakan kepada bidangnya, kalau untuk baleho cukup banyak yang tersebar dijalan Protokol Palembang baik ukuran sedang maupun ukuran besar, semua
baleho milik swasta,”jelas Hasmen.

Tidak hanya melakukan monitoring namun pihaknya juga sudah melayangkan surat peringatan kepada para pengusaha untuk melakukan perbaikan terhadap baleho yang dipasang, karena ketika terjadi musibah roboh yang akan melakukan ganti rugi adalah pihak perusahaan bukan pemerintah.

“Jika tidak mengindahkan surat peringatan yang dikirimkan, tidak mustahil izinya akan dicabut,”tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Palembang, Hardi mengungkapkan, baik pemerintah maupun pengusaha baleho untuk lebih teliti dalam memasang baleho, sehingga musibah yang dikhawatirkan tidak terulang kembali, karena baleho sangat membahayakan baik pejalan kaki maupun pengendara
baik roda dua maupun empat.

“Yang harus menjadi perhatian dalam pemasangan baleho adalah kostur tanah dan kekuatan tiang, jika itu dilakukan maka baleho roboh tidak terjadi,”pungkasnya. (Supardi)

Komentar

Berita Lainnya