oleh

Bawang Hitam, Tanaman Herba Kaya Nutrisi

PALEMBANG – Ragam hidangan khas Indonesia kerap menambahkan bawang putih dalam bumbunya. Selain memperkaya cita rasa, tanaman herba ini juga baik untuk kesehatan karena mengandung antioksidan dan antiinflamasi.

Bawang putih juga membantu menjaga tubuh dari infeksi, pilek, dan memperlancar saluran pencernaan dan pernapasan. Bawang putih juga termasuk prebiotik yang membantu mempromosikan bakteri baik dan menghilangkan bakteri negatif.

Berbicara soal khasiat bawang putih, pernahkah Anda mencicipi bawang hitam? Bawang hitam adalah hasil dari proses fermentasi bawang putih yang disimpan dalam suhu dan kelembapan tertentu.

Ahli gizi dari India, Shonali Sabherwal, mengatakan bahwa bawang putih fermentasi mengandung bioaktif yang tinggi sehingga layak dikonsumsi setiap hari. Sesuai penelitian, proses fermentasi pada bawang putih meningkatkan kadar nutrisi dan membuatnya lebih mudah diserap oleh tubuh.

“Malahan, 90 hari setelah fermentasi, kandungan lemak dan karbohidratnya mencapai kadar tertinggi,” kata Sabherwal, Selasa (19/10).

Sabherwal menyebut setelah 60 hari, kandungan protein tertinggi ditemukan pada bawang putih yang difermentasi. Menurut WebMD, komponen bioaktif dalam bawang putih fermentasi membantu fungsi tubuh dan meningkatkan kesehatan yang lebih baik.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa bawang hitam memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa, seperti bekerja sebagai antioksidan, memiliki sifat antialergi, antidiabetes, antiinflamasi, dan antikarsinogenik.

Lalu, bagaimana cara memfermentasi bawang putih? Caranya sederhana, Anda tinggal siapkan bawang putih sesuai kebutuhan lalu kupas dan simpan dalam stoples yang bersih dengan ditambahkan cengkih, air, dan garam.

Setelah itu, tutup stoples dan biarkan selama tiga hingga enam pekan di tempat yang sejuk atau pada suhu kamar. (Republika)

Komentar

Berita Lainnya