oleh

Tim Gabungan BNNK Ogan Ilir Sweeping Kos-Kosan, Hotel dan Kafe

 Delapan wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) Diamankan Petugas.
Delapan wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) Diamankan Petugas.

Satu Orang Sales Positif Narkoba

INDERALAYA I Tim gabungan yang terdiri dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Ilir bersama Polres Ogan Ilir, Pol PP dan anggota TNI melakukan razia ke sejumlah kos-kosan yang ada di Kota Inderalaya hingga hotel dan café atau warung remang-remang yang ada disepanjang Jalintim Palembang-Prabumulih dini hari kemarin (29/3/2016).

Dalam razia itu, tim gabungan berhasil mengamankan satu orang sales karena setelah dites urine ternyata positif menggunakan narkoba, satu pasangan mesum yang terjaring di sebuah café Jalintim satu tersangka dengan barang bukti 5 paket sabu dan ekstasi di Hotel Indrasari, Jalintim Palembang Inderalaya.

Pantauan dilapangan, berawal dari informasi masyarakat kalau tempat kos-kosan kerap dijadikan sebagai lokasi mesum dan penyalahgunaan narkoba. Petugas gabungan terlebih dahulu menyisir sejumlah kos-kosan di Jalan Sarjana Kota Indralaya.

Puluhan penghuni kost, baik mahasiswa maupun pekerja langsung dilakukan tes urine di tempat. Hasilnya satu penghuni kosan berinisial HE (25), berprofesi sebagai sales positif menggunakan sabu.

Petugas juga sempat mengamankan seorang mahasiswa lantaran menyimpan berbagai macam obat. Namun setelah diperiksa mahasiswa tersebut memiliki riwayat kesehatan.

Selanjutnya petugas menyisir Hotel Indrasari dan mendapati salah satu tersangka berinisial WE membawa 5 paket sabu dan ekstasi. Lalu petugas kembali menyisir kos-kosan yang dihuni pekerja dan sopir didepan Polsek Inderalaya. Hasilnya, petugas mengamankan satu orang sales yang setelah dites urine positif menggunakan narkoba jenis sabu.

Usai ke tempat kos-kosan, petugas melakukan razia di kafe dan karaoke di Desa Lorok, Kecamatan Inderalaya Utara. Delapan wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) yang biasa mangkal di tempat tersebut tunggang langgang melihat kedatangan petugas.

Para PSK sempat kejar-kejaran dengan petugas lantaran berusaha kabur ke area perkebunan. Bahkan ada seorang PSK terperosok dan kaki serta bajunya kotor lantaran terkena tanah merah.

Setelah dikumpulkan petugas BNNK langsung memeriksa satu persatu urine para PSK dan pengunjung. Meski hasilnya negatif, petugas tetap mambawa pasangan mesum ke Polres Ogan Ilir.

Kapolres OI AKBP Denny Y Putro melalui Wakapolres Kompol Efri Tambunan menyatakan razia tersebut dalam rangka memerangi narkoba dibeberapa titik yang disinyalir sebagai peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Diantaranya adalah kos-kosan. Kami sudah melakukan penyisiran ke kos-kosan di Kota Inderalaya. Kami juga menangkap satu tersangka WE di Hotel Indrasari, Jalintim Palembang-Inderalaya dengan barang bukti berupa 5 satu paket sabu dan puluhan ekstasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNNK OI Marsulin menambahkan pihaknya senantiasa rutin menggelar razia dibeberapa titik yang disinyalir sebagai sarang narkoba.

“Pasti akan kami lakukan secara rutin. Pastinya ada razia lanjutan lagi. Ya, selain tempat kos-kosan, kami juga lakukan razia di kafe dan tempat karaoke yang disinyalir sebagai sarang narkoba. Memang hasilnya negatif. Tapi ada satu pasangan mesum yang kami amankan,” katanya. (ST)

Komentar

Berita Lainnya