oleh

Kadishub OKI Amankan 4 Truk Bermuatan Kelapa Sawit

Para Sopir Truk Sawit yang diamankan petugas Dishubkominfo OKI.
Para Sopir Truk Sawit yang diamankan petugas Dishubkominfo OKI.

KAYUAGUNG I Maraknya laporan dan keluhan masyarakat Kota Kayuagung, terhadap aktifitas truk yang kerap konvoi untuk menghindari retribusi angkutan barang di Terminal Kayuagung direspon cepat. Mendapati laporan tersebut, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) langsung bersikap tegas.

Kepala Dishubkominfo OKI, Tohir Yanto SSos turun langsung ke lapangan dan berhasil mengamankan 4 unit truk pengangkut buah kelapa sawit yang enggan masuk terminal untuk membayar retribusi angkutan barang.

Selanjutnya, keempat truk beserta sejumlah sopir langsung digelandang ke Terminal Kayuagung, untuk selanjutnya membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan hal serupa.

“Ada empat truk beserta muatannya yang kita amankan di dalam Terminal Kayuagung. Sopir mengakui jika mereka telah melakukan pelanggaran karena tidak melewati rute semestinya dan masuk ke dalam terminal. Setelah kita data, kendaraan ini kita persilahkan untuk melakukan perjalanan,” ungkap Tohir Yanto dibincangi Selasa (29/3).

Katanya, truk ini diduga hanya untuk menghindari membayar retribusi angkutan barang di Terminal Kayuagung, lanjut Tohir, iring-iringan kendaraan ini sebelumnya menjadi keluhan warga Kelurahan Mangunjaya dan Sukadana karena angkutan ini melintasi perkampungan warga, sehingga mengganggu aktifitas masyarakat dan merusak jalan di sepanjang Sungai Komering.

“Selain mengakibatkan debu yang pekat, iring-iringan kendaraan pengangkut sawit ini juga membahayakan anak-anak yang bermain dipinggir sungai. Selain itu, warga takut jalan mereka rusak karena sering dilalui kendaraan bertonase berat,” terangnya.

Menurut Tohir, setiap kendaraan angkutan barang akan diarahkan untuk masuk ke dalam Terminal Kayuagung agar memberikan kontribusi kepada kas daerah, “Kita sudah membuat rute atau rambu-rambu bagi setiap kendaraan yang melintas dalam Kota Kayuagung, jadi tidak ada istilah mereka tidak tahu, dengan mencari-cari alasan,” Tegasnya. (Romi Maradona)

Komentar

Berita Lainnya