pemkab muba pemkab muba
Bangka Belitung

Smelter MSP Kirim 12 Kontainer Timah dan Sahang, Apakah Resmi?

497
×

Smelter MSP Kirim 12 Kontainer Timah dan Sahang, Apakah Resmi?

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

PANGKALPINANG – Heboh terkait maraknya penyelundupan timah di Kecamatan Parittiga. Kini ada informasi pengiriman timah dan sahang di dalam 12 kontainer yang hendak dikirim ke Singapura melalui Pelabuhan Pelindo Regional 2 Pangkalbalam, Selasa malam (19/3/2024). Adapun pengirimnya smelter MSP (Mitra Stania Prima).

Informasi dihimpun, pengiriman tersebut dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB melalui jasa agen Global (PSSD). Sebanyak 6 trailer masuk ke pelabuhan Pelindo Pangkalbalam.

Setelah loading di pelabuhan, kontainer tersebut diangkut ke dalam sebuah kapal tongkang yang sudah stand by bersandar.

“Saya tidak tahu soal adanya Zirkon, yang jelas dokumennya itu timah tapi untuk detailnya saya gak bisa memastikan,” kata Taufik, Manager Operasional Pelindo 2, Selasa malam (19/3/2024).

Disebutkan Taufik, untuk tongkangnya itu Nusantara 2501 dan mengangkut 12 kontainer. Muatan itu nanti ke Jakarta dan baru di ekspor ke Singapura.

“Kalau melihat dari pasang air, kemungkinan besar berangkatnya besok sore, jadi untuk lebih jelasnya karena ini ekspor, langsung ke bea cukai saja,” sebutnya.

Sedangkan untuk Manifesnya, kata Taufik, besok baru dikirim dari agennya.” Benar ada pengiriman timah dan sahang lewat agen Global. Kalau smelter yang mengirim saya kurang tahu, nanti ketahuan tu apa isi didalamnya,” ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Direktur MSP, Pak Didit mengakui kalau pengirimnya adalah smelter MSP. “Kalau timah kita sudah ada izin RKAB dari Kementerian ESDM dan persetujuan eksport dari Kementerian Perdagangan,” kata Didit.

Kesimpulannya dari pengiriman 12 kontainer ini jika Rencana Kegiatan dan Anggaran Biaya (RKAB) sudah ada dan punya ijin. Artinya tinggal mengetahui barang tersebut keluar dari gudang mana. Ini bisa jadi urutannya yang menyimpang. (doni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *