pemkab muba pemkab muba pemkab muba pemkab muba pemkab muba
Lahat

Seduh Kopi Lahat, Pj Gubernur: yang Hangat Nikmat yang Dingin Mantap

91
×

Seduh Kopi Lahat, Pj Gubernur: yang Hangat Nikmat yang Dingin Mantap

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

Lahat-Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni, mendatangi stand milik Dinas Perkebunan Pemkab Lahat yang tampil di Sriwijaya Exspo tahun 2024. Menampilkan kopi olahan, Agus Fatoni tampak takjub melihat banyaknya bubuk kopi yang sudah dikemas dengan menarik yang ditampilkan Dinas perkebunan Lahat. Tak hanya melihat, Agus Fatoni juga langsung menikmati kopi Lahat.

“Yang hangat nikmat yang dingin mantap. Kopi Lahat kopi jeme kite gale gale, ” Tutur Agus Fatoni, saat mencoba menikmati kopi Lahat.

Agus Fatoni kemudian mengajak seluruh masyarakat Sumsel dan Indonesia agar merasakan kenikmatan kopi Lahat yang sudah terkenal sejak dahulu. Menurutnya, kopi Lahat tidak kalah saing dengan kopi asal daerah lain. “Ya kita berharap para petani, UMKM di Lahat terus berinovasi dan menjaga kualitas kopi. Sehingga kedepan kopi Lahat lebih terkenal lagi dan menjadi buruan pecinta kopi, “sampainya.

Sementara, Pj Bupati Lahat, Muhammad Farid melalui Kepala Dinas Perkebunan Vivi Anggraini menuturkan sengaja menampilkan dominasi kopi pada penyelenggaraan sriwijaya Exspo kali ini. Selain ingin memperkuat eksistensi kopi Lahat, juga untuk memberikan semangat bagi kalangan petani dan UMKM di Lahat bahwa kopi Lahat berani tampil dengan kualitas terbaik.

“Kita ingin para petani dan UMKM tahu bahwa kopi ini merupakan potensi terutama dalam meningkatkan perekonomian. Sehingga harus lebih semangat dalam mengola kopinya, ” Ujarnya, Sabtu (25/5/2024).

Ditambahkan Vivi Kabupaten Lahat merupaka salah satu wilayah perkebunan kopi terbesar di Sumatera Selatan. Sayang menurutnya, jika kopi tidak dikelola dengan baik dan menghasilkan. Berdasarkan data angka tetap (ATAP) Tahun 2023, luas areal perkebunan Kopi di Kabupaten Lahat berjumlah 54.032 hektar, dengan total hasil produksi sebanyak 23.194 ton, dan digarap sebanyak 45.409 Kepala Keluarga petani kopi. Jumlah ini sedikit alami perbedaan dibanding tahun 2022, dimana luas areal perkebunan Kopi di Kabupaten Lahat berjumlah 54.441 hektar, dengan total hasil produksi sebanyak 22.721 ton, dan digarap sebanyak 45.505 Kepala Keluarga petani kopi.

Dikatakan Vivi, untuk memaksimalkan hasil panen kopi di Lahat, Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat telah melakukan beragam strategi. Mulai dari membentuk persiapan kebun entres di Desa Geramat, Kecamatan Mulak Sebingkai, hingga mengajak sejumlah petani kopi untuk dapati pelatihan budidaya kopi dan pengolahan hasil produksi kopi, ke pusat penelitian kopi di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.

“Produksi kopi kita rata-rata dalam satu hektar dengan 2000-2500 tanaman kopi, paling hanya menghasilkan 7-8 kuintal biji kopi. Disana (Jember) bisa mencapai hampir 3 ton. Karena per batang kopi, bisa mencapai 4 kilo biji kopi,” terangnya. Sfr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *