oleh

Sampah Bertumpuk Akibat Septictank tak Berfungsi di Terminal Sako

PALEMBANG – Bertumpuk sampah serta tidak berfungsinya septictank terminal Sako, menjadikan laporan warga yang mampir di akun media sosial Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menjadi sebuah prioritas kegiatan di hari Rabu (2/6).

Untuk ditindak lanjuti oleh beberapa dinas terkait. Terkait hal ini, Fitri akui jika kondisi beberapa tempat umum wilayah terminal tersebut cukup memprihatikan salah satunya terminal sako.

“Kita akan lakukan perbaikan WC umum tersebut, karena tempat pembuangannya sudah tidak memungkinkan lagi untuk menampung kotoran. Maka dari itu saya intruksikan kepada petugas yang ada agar melakukan penutupan sementara.

“Seperti kita ketahui ada 7 terminal yang saat ini kondisinya membutuhkan perbaikan sarana dan prasarananya. Selain itu juga guna melakukan perbaikan terminal ini setidaknya ada beberapa dinas terkait seperti DLHK, PUPR, PKKP, dan juga Dinas Perhubungan kota Palembang untuk bekerja sama dalam memperbaikinya,” jelasnya saat melakukan peninjauan kondisi terminal sako Rabu (2/6).

Ia menambahkan, selaku Wakil Walikota saya mohon maaf atas ketidak nyamanan kepada warga dan penjualan makanan diterminal sako ini. Perlu diingat Pemerintah kota Palembang akan berupaya keras untuk melakukan perbaikan terlebih dahulu sehingga WC terminal tersebut bisa kembali berfungsi.

Untuk itu saya tekankan WC tersebut ditutup sementara, seperti kita ketahui selama ini kotoran dari WC langsung mengalir ke saluran air dikarenakan tempat daya tampung kotoran tersebut sudah tidak berfungsi lagi,”tambahnya.

Ditempat yang sama Erna (63) andriani penjual pempek yang berloksi di belakang terminal mengaku seiring adanya lokasi tempat pembuangan sampah dan kotoran dari WC umum yang mengalir lalat hijau pun banyak yang berterbangan menghampiri warung saya.

“Yo kadang-kadang pembeli ne galak jijik kalu makanan hinggap di pempek yang aku jual ini. Padahal aku ne jualan pakek etalase dan ditutup pakek hordeng. Mase bae yang namonyo lalat masuk, yo pembeli peleh-peleh pempek yang idak disajike di tempat dio mintak pempek yang ada di dalem kulkas be,” keluhannya. (Alam)

Komentar

Berita Lainnya