oleh

Renny Apresiasi Pemanfaatan Tulang Ikan Lele Menjadi Kuliner

BANYUASIN – Anggota DPR RI Hj Renny Astuti SH SpN mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pelaku UMKM warga Banyuasin dengan memanfaatkan kepala dan tulang ikan lele menjadi camilan enak bergizi tinggi berupa kerupuk tulang lele.

Menurut Renny selain itu, kuliner yang dihasilkan warga ini selain renyah dan gurih, kerupuk buatan ini mengandung banyak kalsium dan fosfor yang baik untuk tubuh.

Jenis ikan lele yang digunakan dalam pembuatan kerupuk ini, kata dia, adalah lele.

“Ikan lele sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia dan harganya cukup terjangkau. Tulang ikan lele selama ini dianggap limbah yang tak bermanfaat. Padahal, tulang ikan lele bisa diolah menjadi kerupuk yang mengandung kalsium tinggi,”kata Renny, Jumat (5/11).

Menurut dia, dibandingkan kerupuk aci, kerupuk udang, dan kerupuk ikan tenggiri, kerupuk tulang lele dumbo memiliki kandungan kalsium tertinggi.

Renny menguraikan cara membuat kerupuk dari tulang ikan lele memang banyak tahapan.

Awalnya tulang dan kepala lele dicuci sampai bersih, selanjutnya dipresto selama dua jam agar menjadi lunak. Setelah itu, diblender sampai halus.

Menurut Renny berdasarkan hasil diskusi yang ia lakukan para pelaku UMKM proses selanjutnya, diblender ini menjadi tahapan paling memakan waktu lama dibandingkan proses lainnya karena tekstur kepala lele yang keras sehingga tidak mudah dihaluskan meski sudah dipresto.

Jika dikelola dengan baik dan dipasarkan dengan baik maka akan menjadi salah satu produk kuliner lokal yang menjanjikan omzet yang sangat menjanjikan.(ril)

Komentar

Berita Lainnya