oleh

Polres Lahat Bekuk Empat Bandar Togel

 empat bandar togel yang berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Lahat beserta barang bukti, foto : Ridi.
empat bandar togel yang berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Lahat beserta barang bukti, foto : Ridi.

LAHAT I Menindaklanjuti surat edaran dari pihak Polda Sumsel belum lama ini, jajaran Polres Lahat, melalui satuan reserse kriminal (satreskrim), melakukan penyelidikan, pemantauan dan akhirnya membekuk sedikitnya 4 orang diduga merupakan bandar perjudian jenis toto gelap dan judi online di beberapa kawaan berbeda. Disinyalir, dalam seharinya, masing-masing bandar yang ada ini bisa menghimpun omzet hingga jutaan rupiah, dari masing-masing pelanggannya.

Adapun keempat orang terduga bandar yang berhasil dibekuk dilokasi dan waktu yang berbeda, pada Selasa (1/3) mulai pukul 14.00 wib – 16.00 wib yaitu pertama tersangka SW (33), seorang ibu rumah tangga (IRT), warga Kelurahan Talang Jawa, dimana diamankan dikediamannya, lengkap dengan barang bukti (BB) berupa 1 unit handphone merk nokia, 1 unit tablet, buku tabungan atas nama tersangka.

Berikutnya, HD (48), tukang ojek, beralamat di Kelurahan Pasar Lama. Diamankan petugas di kawasan terminal Lembayung, berikut BB 1 unit handphone nokia, 6 lembar kertas kecil yg terdapat tulisan angka togel, serta uang sebesar Rp. 210.000 dan 1 lembar kertas timah rokok yg ada tulisan togel. Berikutnya, tersangka SK (53), wiraswasta, beralamat di kelurahan Bandar Agung, diamankan di seputaran Kelurahan Pasar Lama, dengan BB 1 unit handphone nokia, yang terdapat nomor judi togel, uang sebesar Rp.22.000, sisa hasil penjualan judi togel dan 1 lembar kertas contangan.

Terakhir, tersangka MR (62), buruh harian, warga Kelurahan Talang Jawa Utara. Diamankan di kediamannya, dengan BB 9 kertas yg bertuliskan nomor judi togel, 15 potong kertas warna putih, dan 1 unit handphone nokia.

“Ini wujud keseriusan kita dalam memberantas kasus perjudian, terutama jenis togel dan online di wilayah hukum Polres Lahat. Kita awali dengan didalam kota ini, dan tak menutup kemungkinan, kedepan akan dikembangkan ke desa-desa, sesuai informasi yang masuk,” ungkap Kapolres Lahat, AKBP Yayat Popon Ruhiyat Sik, didampingi Kasat Reskrim, AKP Arif Mansyur Sik, Kamis (3/3/2016).

Ditambahkannya, kepada jajaran Satreskrim Polres Lahat sendiri, sudah diisntruksikan untuk terus memburu serta melakukan penindakan tegas khusus untuk kegiatan perjudian, apapun bentuknya dilapangan. Kepada masyarakatpun, yayat kemudian berpesan, kiranya juga bisa ikut serta memberikan bantuan berupa informasi, jika disekitarnya ada perbuatan perjudian, segeralah melaporkannya.

“Kami harap, warga juga membantu kami. Karena mustahil, misi memberantas tindak pidana perjudian, jika tanpa ada dukungan dan bantuan dari masyarakat,” tegas Yayat.

Arif menambahkan, untuk penangkapan kasus terduga bandar togel diatas, petugas bakal terus melakukan pengembangan menyeluruh. Terutama kepada 2 orang tersangka, yaitu SK dan SW, yang kemudian dari pemeriksaan diketahui merupakan resdivis atau pernah menjalani hukuman sebelumnya, ditahun 1996 dan 2009 untuk kasus yang sama.

 “Kami patut menduga adanya jaringan dalam kasus ini. kedepan, kami bakal dalami hingga tuntas kasusnya,” tegas Arif. (Ridi)

Komentar

Berita Lainnya