oleh

Perseteruan Berlarut, Calon Ketua Umum Akui Citra PPP Buruk

Calon ketua umum PPP, Amir Uskara, mengatakan konflik partai berlambang kabah yang tak kunjung tuntas membuat citra partai buruk di masyarakat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Calon ketua umum PPP, Amir Uskara, mengatakan konflik partai berlambang kabah yang tak kunjung tuntas membuat citra partai buruk di masyarakat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).

JAKARTA I Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Sulawesi Selatan Amir Uskara merupakan salah satu calon ketua umum di Muktamar VIII PPP. Dia akan maju dalam laga pemilihan ketua umum PPP bersaing dengan tiga kandidat lain yakni Romahurmuziy, Akhmad Muqowam, dan Epiyardi Asda.

Amir memiliki catatan khusus atas konflik partai berlambang kabah yang tak kunjung tuntas. Menurut dia, konflik yang berkepanjangan membuat citra PPP tersebut buruk di masyarakat.

Citra negatif terbentuk karena PPP terbelah menjadi dua kubu yang saling mengklaim sebagai partai yang sah di mata hukum.

“Bukan hanya kader, tapi image (citra) PPP juga minus di mata masyarakat,” kata Amir saat ditemui di lokasi Muktamar VIII, Asrama Haji Jakarta, Sabtu (9/4).

Amir menjelaskan dirinya tak ingin citra buruk itu terus menempel di partai yang identik dengan warna hijau tersebut. Oleh sebab itu, jika terpilih menjadi Ketum PPP maka dirinya akan berkonsolidasi secara internal.

“Intinya PPP harus utuh dan menyatukan potensi, saya akan konsolidasi internal pasca konflik,” kata dia.

Amir menganggap perbedaan antara kedua kubu yang berseteru bisa terjadi karena banyak orang di kedua kubu yang berstatus sebagai “anak baru”. Namun begitu, jika benar Amir terpilih menjadi ketum dia akan tetap merangkul anak-anak baru tersebut yang menurutnya memiliki potensi untuk membesarkan PPP.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PPP hasil Muktamar VII, Suharso Monoarfa, mengatakan sudah ada banyak nama yang telah diusulkan oleh para peserta muktamar.

Menurut Suharso,  dari sekian banyak nama yang masuk, ada empat nama yang disebut-sebut bakal bersaing mendapatkan kursi Ketua Umum. Mereka adalah Romahurmuziy yang saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP PPP. Lainnya adalah Akhmad Muqowam, Epiyardi Asda, dan Amir Uskara.

Akhmad Muqowam merupakan kini menempati kursi di DPD. Sebelum itu, dia pun pernah menempati kursi anggota DPR selama dua periode. Sedangkan, Epiyardi Asda saat ini duduk sebagai Ketua DPP PPP dan Amir Uskara duduk sebagai Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel kubu Muktamar Bandung. (CNN)

Komentar

Berita Lainnya