pemkab muba pemkab muba pemkab muba pemkab muba
Musi Banyuasin

Perangkat Desa Difasilitasi Naik Kelas, Pemkab Muba Diganjar Penghargaan dari BPJS

178
×

Perangkat Desa Difasilitasi Naik Kelas, Pemkab Muba Diganjar Penghargaan dari BPJS

Sebarkan artikel ini
pemkab muba

MUBA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Penghargaan tersebut atas dukungan dan partisipasi dalam integrasi kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk segmen kepala desa dan perangkat desa di wilayah setempat.

Hal ini terungkap saat Pj. Bupati Muba H. Apriyadi Mahmud diwakili Kepala Dinas Kesehatan dr. Azmi Dariusmansyah MARS pada rapat forum komunikasi para pemangku kepentingan utama Kabupaten Muba tahap II tahun 2023, bertempat di Ruang Rapat Serasan Sekate, Selasa (17/10/2023).

“Sesuai kebijakan Pj. Bupati Muba, pemkab tidak hanya mengcover seluruh masyarakat Muba dengan program Universal Health Coverage (UHC), namun juga meningkatkan kelas layanan BPJS Kesehatan dari kelas III ke kelas II bagi seluruh perangkat desa di Kabupaten Muba,” ujar Azmi.

Senada, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Erdian Syahri S.Sos M.Si menambahkan, ada 229 kepala desa dan perangkat desa dengan potensi kepesertaan hingga 2.941 peserta dan keluarga yang akan difasilitasi BPJS Kesehatan.

“Jadi tidak hanya perangkat desa yang difasilitasi, tetapi juga suami atau istri dan 3 anak perangkat desa juga akan tercover difasilitasi,” jelas dia.

Sementara itu Kepala Cabang BPJS Kesehatan Palembang Sari Quratulainy MM AAK menyebut penghargaan ini kami berikan kepada Pemkab Muba yang sudah mendaftarkan kepesertaan bagi kades dan perangkat desa di Musi Banyuasin.

“Kami sangat mengapresiasi Pemkab Muba yang juga pelopor UHC di Sumsel ini sangat komitmen mempertahankan predikat UHC atau 97 persen lebih warga Muba yang difasilitasi BPJS Kesehatan secara gratis, dan kini juga mengintegrasi kepesertaan bagi kades dan perangkat desa menjadi kelas II,” jelasnya. (Endang S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *