oleh

Pedagang Pasar dan Pelayan Toko Masuk Prioritas Pemberian Vaksin COVID-19

Beritamusi.co.id | Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy menyebut pedagang pasar, pelayan toko dan pramuniaga termasuk dalam prioritas pemberian vaksin COVID-19 di Indonesia. Hal ini diungkapkannya dalam konferensi pers Tindak Lanjut Kedatangan Vaksin COVID-19 via Youtube, Senin (07/12).

Dia mengatakan, mereka ini termasuk dalam kelompok yang berisiko tinggi atau berisiko airsih yaitu kelompok pekerja. “Prioritas yang akan diberikan imunisasi vaksin pertama adalah mereka yang berada di garis depan yaitu para petugas medis, kemudian petugas non medis, termasuk TNI dan POLRI,” katanya.

Ditambahkannya, mereka yang melakukan kontak tracking, kelompok risiko dari keluarga dan kontak kasus COVID-19, administrator pemerintah yang terlibat dalam memberikan layanan publik juga termasuk.

Sementara itu, Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, sempat membeberkan vaksin akan pertama kali diberikan pada kelompok masyarakat tertentu. Kelompok pertama adalah tenaga medis, layanan kesehatan, TNI/Polri, dan aparat hukum yang diperkirakan butuh sekitar 3,5 juta dosis vaksin.

Selanjutnya tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat daerah, yang jumlahnya sekitar 5 juta orang. Setelah itu disusul oleh tenaga pendidik yang terdiri dari guru PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan dosen perguruan tinggi swasta maupun negeri dengan total 4,3 juta dosis.

“Aparat pemerintah pusat, daerah, legislatif, 2,3 juta (dosis). Penerima bantuan pembayaran iuran BPJS yang jumlahnya sebesar 96 juta. Semuanya itu totalnya 102 juta dan masyarakat yang usia 15 sampai 59 tahun, totalnya ada 160 juta,” jelas Airlangga. (FN)

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Komentar

Berita Lainnya