oleh

Kemenkes Ingatkan Jemaah Umrah Taati Protokol Kesehatan, Hindari Berkunjung ke Peternakan Unta

Beritamusi.co.id –Sebanyak 360 jemaah umrah dari seluruh Indonesia diberangkatkan pada Minggu (01/11) setelah Pemerintah Arab Saudi membuka kembali akses ibadah umrah bagi warga negara dari seluruh dunia. Kementerian Kesehatan RI mengingatkan para jemaah umrah untuk selalu menjaga kesehatan dirinya mengingat saat ini masih pada masa pandemi COVID-19.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, Eka Jusup Singka mengimbau bagi para jemaah umrah Indonesia baik yang sudah berangkat maupun yang berencana untuk menjalankan ibadah umrah agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan mereka.

“Jemaah agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang ada, selalu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujar Eka dilansir dari website resmi Kementerian Kesehatan RI.

Menurut Eka, jemaah umrah Indonesia harus mewaspadai potensi terjadinya kerumunan massa yang dapat menimbulkan risiko penularan COVID-19 antarjemaah lintas negara. Sebab meski Pemerintah Arab Saudi membatasi jumlah jemaah yang dapat beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, namun karena prosesi peribadatan umrah yang tidak hanya melaksanakan tawaf dan sai tetapi juga ada agenda wisata religi ke sejumlah tempat bersejarah, maka jemaah Indonesia harus memberikan perhatian khusus terhadap situasi tersebut.

“Hindari melakukan kegiatan yang tidak perlu. Sebisa mungkin hindari kerumunan orang dan jangan mengunjungi peternakan unta,” tegasnya.

Tak lupa Eka meminta agar jemaah umrah asal Indonesia untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya dengan mengonsumsi makanan bergizi. Dengan makanan bergizi maka tubuh akan lebih fit sehingga imunitas dapat terjaga dan terhindar dari penularan penyakit, tidak hanya COVID-19, tetapi juga MERS-COV yang pernah merebak di kawasan Timur Tengah.

Di samping itu, Eka berharap para penyelenggara umrah (KBIHU) pun mempunyai tanggung jawab akan aspek keselamatan dan kesehatan jemaahnya. Mereka berkewajiban mengingatkan jemaahnya untuk selalu mematuhi semua ketentuan kesehatan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi. Apabila protokol kesehatan dilanggar, tentu bakal berisiko meningkatkan jumlah kasus COVID-19 dari jemaah umrah di Saudi. Jangan sampai abainya penyelenggara dan jemaah terhadap protokol kesehatan dapat menambah kasus positif dan melahirkan klaster baru di sana. (Fn)

#satgascovid19

#ingatpesanibu

#ingatpesanibupakaimasker

#ingatpesanibujagajarak

#ingatpesanibucucitangan

#pakaimasker

#jagajarak

#jagajarakhindarikerumunan

#cucitangan

#cucitangandengansabun

Komentar

Berita Lainnya