oleh

Jenazah Bocah Tenggelam di Sungai Muara Baru Ditemukan di Desa Sri Dalam Tanjung Raja

Ogan Komering Ilir | Setelah dilakukan pencarian selama dua hari akhirnya Jenazah Atur Anugrah (9) bocah yang tenggelam di sungai Desa Muara Baru Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sabtu (4/7/2020) Pagi, akhirnya ditemukan Minggu (5/7/2020) pukul 16:00 WIB, di Desa Sri Dalam Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Penemuan jenazah bocah yang masih duduk di kelas III SD tersebut dalam kondisi mengapung di pinggir sungai.

Penemuan Jenazah Atur sebelumnya sempat viral di akun FB Aldi Nata, dengan memposting foto almarhum mengapung dengan menulis caption “Payo kami nemuke budak kecik anyot sape yang kelengetan anak jingok bae di seridalam”.

Lalu postingan yang viral di Fb tersebut diketahui Kades Muara Baru Samiun, melihat foto dan ciri – ciri ternyata benar jenazah itu ialah Atur Nugraha warganya, yang tak lain merupakan cucunya.

“Benar, jenazah cucu kami (Atur) telah ditemukan di Desa Sri Dalam Tanjung Raja OI, ini kami lagi menjemputnya,” terang Samiun melalui telepon selulernya.

Dalam kesempatan tersebut, Kades Muara Baru Samiun, mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu, dalam hal ini TNI, Polri, Babinkamtibmas Aiptu Soleh, tim Basarnas Provinsi Sumsel, serta Damkar Kabupaten OKI.

Baca Juga: Bocah 9 Tahun Tenggelam di Sungai Desa Muara Baru

Sementara itu, Kepala Basarnas Sumsel Hery Marantika S.H M.Si saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. 

Hery mengatakan bahwa korban Pada Minggu (05/07) sekitar pukul 17.45WIB Berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dari Basarnas Sumsel, TNI/Polri, Pemda setempat dan Masyarakat dalam keadaan meninggal dunia, korban ditemukan mengapung di pinggir sungai di desa seri dalam Ogan Ilir atau sekitar 13 Km dari lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa menggunakan mobil ambulance menuju ke rumah duka guna dilakukan proses pemakaman.

Baca juga: Dinilai Kurang Respon, Warga Kecewa dengan BPBD OKI

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membiarkan anak-anaknya bermain sendirian di tepi sungai tanpa ada pengawasan dari orang tua, walaupun hal seperti ini merupakan suatu kebiasaan dari masyarakat kita pada umumnya, Marilah kita sama sama, membiasakan hidup yang selalu mengutamakan keselamatan baik secara perorangan maupun secara bersama-sama serta kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi SAR ini seperti TNI/Polri, Pemda setempat dan pihak Keluarga yang sudah banyak membantu sehingga korban dapat ditemukan,”ucapnya. (Romi)

Komentar

Berita Lainnya