oleh

Iran Incar Penerbangan Langsung Menuju Amerika

Ilustrasi (Wikipedia)
Ilustrasi (Wikipedia)

IRAN I Iran tengah mengincar dibukanya kembali penerbangan langsung menuju Amerika Serikat setelah 36 tahun ditutup. Langkah ini digencarkan Iran menyusul dihapuskannya sanksi Barat terhdap program nuklir Teheran.

Seperti diberitakan RT, Selasa (26/1), pembicaraan tengah berlangsung antara Iran dan As terkait pembukaan kembali penerbangan langsung kedua negara.

“Masalah ini masih terus diperiksa, dan hasil negosiasi akan diumumkan di waktu yang tepat,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Jaber Ansari.

Menteri Transportasi Iran Abbas Ahmad Akhoundi dan otoritas lalu lintas udara sipil Iran memimpin negosiasi dengan AS. Langkah ini didukung oleh Presiden Hassan Rouhani yang menginginkan dibukanya kembali penerbangan langsung.

Penerbangan langsung dari Iran ke AS dihapuskan menyusul revolusi tahun 1979. Sejak saat itu hubungan AS dengan Iran memburuk, ditandai dengan serangkaian sanksi dan embargo.

Hubungan kian terpuruk setelah Iran mengembangkan teknologi nuklir yang diduga Barat untuk membuat senjata, walau pemerintah Teheran membantahnya.

Dibukanya kembali penerbangan langsung Iran-AS akan menjadi kabar baik bagi diaspora Iran di Amerika. Selama ini mereka harus terbang lebih dulu ke Eropa atau Timur Tengah sebelum sampai ke Iran.

Usai dihapuskannya sanksi nuklir Iran, pemerintah Teheran memulai program perbaikan infrastruktur penerbangan. Teheran sebelumnya menyatakan akan memborong 127 pesawat dari perusahaan Airbus untuk mengganti armada udara mereka yang telah uzur.

Pekan ini, Presiden Rouhani bertandang ke Italia untuk menandatangani kerja sama miliaran dolar dengan negara itu. Menurut sumber di pemerintahan Italia, kerja sama dengan Iran bernilai total US$18,4 miliar di sektor energi hingga produksi kapal. (cnnindonesia)

Komentar

Berita Lainnya