oleh

Diisukan PAN Dapat Kursi Menteri, kader PAN Harapkan Hafiz Tohir Yang Diangkat Menteri

PALEMBANG | Kader DPP PAN Heru Cipto Nugroho menyatakan, meski kerap mengkritik kebijakan kinerja kabinet Jokowi Indonesia Maju yang terkadang mengeluarkan kritik keras, namun kali ini ia memandang anggota Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir layak masuk Kabinet Jokowi-Maruf jika PAN mendapatkan kursi menteri.

Menurut Heru Cipto Nugroho sebagai Instruktur DPP PAN bahwa dirinya mendukung rekannya se-parpolnya di PAN yakni seorang Politikus Indonesia Hafisz apabila PAN diberikan kesempatan untuk masuk dalam kabinet Jokowi Indonesia maju.

“Saya berharap kepada bapak Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH.Maruf Amin, agar memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada politisi Indonesia dari kader PAN Ir, H. Achmad Hafisz Tohir (AHT) untuk menempati posisi jabatan menteri dalam bidang ekonomi di kabinet koalisi Indonesia maju,”Kata Heru, Sabtu (4/12).

Dilanjutkan Heru Cipto Nugroho sebagai pengamat sosial politik (Sospol) bahwa Ir. H Achmad Hafisz Tohir merupakan yang memiliki tipe pekerja keras dan berpengalaman dalam bidang ekonomi.Selain berpengalaman di Organisasi Partai maupun Organisasi lainnya, juga seorang pengusaha yang berpengelaman dalam bidang usaha.

“Saya kira lebih baik Presiden Jokowi untuk segera reshuffle ( Mengganti) beberapa menteri kabinetnya dibidang ekonomi yang sudah tidak efektif dan tidak sejalan dengan keinginan Presiden Jokowi yang sering menegur menterinya agar lebih bekerja keras kerja cepat dan kerja cerdas,”kata Heru yang juga pengamat sospol Heru Cipto Nugroho.

Heru mengklaim bahwa bicara soal reshuffle menteri, sebetulnya Presiden Jokowi sangat tepat pada kondisi saat untuk mengangkat seorang menteri ekonomi baru politisi kader PAN Achmad Hafisz Tohir yang pengalamannya sudah teruji sehingga namanya telah tersiar diberbagai media massa nasional.

“Bahwa sosok Politisi senior PAN Achmad Hafisz Tohir sangat layak dan mumpuni menjadi menteri di kabinet Jokowi Indonesia Maju,”tukasnya.(sik)

Komentar

Berita Lainnya