Politik

Debat Publik Kedua Pilkada Musirawas Berlangsung Panas

149
×

Debat Publik Kedua Pilkada Musirawas Berlangsung Panas

Sebarkan artikel ini
IMG-20201130-WA0007
pemkab muba pemkab muba

PALEMBANG – Debat kandindat putaran kedua Pemilihan Bupati Wakil Bupati Musi Rawas, Minggu (29/11/2020) berlasung cukup menarik. Adu argumen antar kedua pasalon, menyangkut perkembang pembangunan infranstruktur tidak terhindarkan.

Paslon nomor urut 2, Cabup H Hendra Gunawan akrab disapa H2G secara lugas memberikan penjelasan terkait pernyataan paslon nomor urut 1 diwakilkan Cawabup, Hj Suwarti yang menyatakan belum maksimalnya realisasi 20 Persen pembangunan Infrastruktur yakni dicanangkan.

H2G menegaskan, dengan sama-sama sebelumnya memimpin Kabupaten Musi Rawas. Tentunya kepada ibu Suwarti, yang mana mendampingi saya menjadi wakil bupati sudah mesti haruslah paham akan tugas dan tanggung jawabnya.

Terlebih lagi, berbicara terkait infrastruktur jalan harus mesti berbasikan data. “Jangan, ibu sendiri tidak mengerti mana berapa besar infrastruktur jalan menjadi kewenangan kabupaten. Sehingga semua mengetahui, mana saja menjadi keluhan masyarakat yang disebutkan,” ujarnya.

“Sebaiknya ibu harusnya mencalonkan diri sebagai Bupati bukan malam kembali maju sebagai wakil bupati. Karena, dari peryataanya tadi sudah seperti mau jadi bupati saja. Akan tetapi, semuanya jika membicarakan infrastruktur jangan tidak mengunakan data, jadi semua bisa dipahami,” beber H2G.

lebih jauh, pria berkacamata menambahkan dalam kesempatan maju pilkada berpasangan H. Mulyana. Ke depan jika dipercaya kembali. Semua program yang belum tertuntaskan akan disempurnakan.

“kalau ibu berbicara alokasi anggaran 20 persen tentu hanya untuk bidang pendidikan karena itu amanah Undang – Undang, kalau untuk bidang infrastruktur disesusuaikan dengan kemampuan daerah, Makanya saya harap ibu Hj. Suwarti berbicara basisnya data agar lebih memahami substansinya,” tandasnya.

“Ya, artinya di sini kedepan kesemua program termasuk perbaikan infrastruktur jalan hanya tinggal 11 persen lagi segera kita tuntaskan, yakni sesuai dengan visi misi sempurna jilid kedua,”tukasnya.

Sementara untuk pernyataan yang disampaikan, Paslon I diwakilkan Cabup Hj. Suwarti berbunyi, dalam perjalankan kepemimpinan sebelumnya terkait alokasi belanja anggaran infrastruktur tidaklah sampai 20 persen. Sementara pada tahun 2019 karena menjelang Pilkada baru alokasi anggaran meningkat signifikan.

” Pada tahun 2016,2017 dan 2018 belanja infrastruktur tidak sampai 20 persen, tetapi baru tahun 2019 karena menjelang Pilkada Alokasi Belanja Infrastruktur meningkat dan lebih besar,” ungkapnya. (NURDIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *